Baca artikel dengan judul The Changing World of Library Reference.

Jawab pertanyaan berikut dalam kolom komentar:

1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?

KOmen ditunggu hingga Kamis, 16 November 2017 pukul 18.00. Terima Kasih


1. Rizal Rama Perdana

pada : 13 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?

- Layanan referensi tradisional: disini dijelaskan bahwa referensi umum (tradisional) di antara pustakawan yang kami dengar Semakin banyak meja referensi yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga ruang tsb yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi. Koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar. Akan tetapi dimasa sekarang pengguna cenderung ingin membantu melakukan sesuatu, daripada menemukan sesuatu. Dan para pustakawan sekarang ingin menggantikan layanan referensi tradisional yang semula dalam bentuk teks buku, dsb untuk di ubah ke dalam bentuk virtual/ web sehingga dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal serta memudahkan pengguna yang sedang mencari referensi secara cepat

- Layanan referensi modern: disini yang dimaksud adalah Metode yang digunakan berbeda dengan yang tradisional sebab alih-alih seseorang masuk dan ingin belajar bagaimana melakukan sesuatu dan pustakawan menunjuk mereka ke sebuah buku, sekarang kami menawarkan sebuah kelas, atau bantuan pribadi untuk belajar. Begitu banyak informasi yang sekarang tersedia secara online, sering kali gratis dan mudah diakses melalui perangkat yang semakin canggih yang kita bawa di saku kita, jawaban atas pertanyaan yang pernah terjadi dalam perjalanan ke meja referensi perpustakaan sekarang dijawab dalam hitungan detik dan tren masyarakat, teknologi, pendidikan, dan demografi jangka panjang yang mempengaruhi perpustakaan. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. database online menggantikan materi cetak, Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google. Sehingga kedepannya layanan referensi modern bisa berkembang dengan pesat sesuai dengan teknologi informasi zaman sekarang.


2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?

Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka ,menurut Cassel layanan referensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb. Serta membimbing dan memenuhi kebutuhan secara mandiri. Layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan- perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang prima, berupa internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, cakupan informasi yang sangat luas itulah yang harus diwaspadai pustakawan untukmencarikan sumber informasi yang relevan bagi pemustaka internet bisa digunakan untuk menyambungkan (connection) pengunjung ke sistem katalog online perpustaakan tersebut atau bisa juga mengunjungi laman-laman yang berisiinformasi yang relevan, seperti contohnya portal jurnal atau e-journal, laman webyang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll. Ada banyak cara pemanfaatan internet dan koneksi dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut."


2. Dewi Ambar mawarni

pada : 13 November 2017

"1. Layanan refrensi moderen dan tradisional sangat jauh berbeda, dari yang manual ke lebih praktis contohnya sudah ada E-book tanpa harus mencari buku kita sudah bisa membacanya melalui hp atau komputer dan mencarinya pun melelui hp atau komputer .
2. Layanan refrensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb. Serta membimbing dan memenuhi kebutuhan penggunanya. Salah satunya yaitu internet atau koneksi yang akan menunjang kegiatan pengguna agar lebih cepat dan mudah dalam memperoleh informasi sehingga koneksi sangat berperan penting dalam dunia perpustakaan atau layanan refrensi.
"


3. Nanda Restu Rahmania

pada : 13 November 2017

"Layanan referensi adalah salah satu kegiatan yang dilakukan di perpustakaan, yang khusus melayankan koleksi referensi kepada pengguna
untuk membantu para pemakai perpustakaan untuk mencari informasi dengan cara menerima pertenyaan user dan menjawab dengan koleksi referensi.
Lebih dari 10 tahun yang lalu,mengakui bahwa gagasan seorang pustakawan hanya duduk di belakang meja dan terlalu pasif.Namun,kini layanan referensi tradisional tersebut sudah digeser oleh alih teknologi dan internet yang masuk ke dalam perpustakaan.Dibuktikan dengan adanya database dan koleksi digital serta profesionalitas pustakawan itu sendiri sudah menunjukkan bahwa kini layanan referensi sudah modern.


2.Fenomena maraknya penerapan TI di perpustakaan dewasa ini sudah tidak asing lagi. Layanan alternatif perpustakaan yang dapat membantu kebutuhan informasi masyarakat di era online, khususnya generasi internet yang selalu menginginkan informasi serba di ujung jari.
Perkembangan Teknologi Informasi yang begitu pesat menuntut para penyedia jasa
informasi untuk berbenah diri, kreatif, proaktif dan professional dalam menciptakan dan
memberikan layanan. Penguasaan Teknologi menjadi sangat penting bagi setiap pustakawan dan staf perpustakaan. Hal ini karena disamping untuk menunjang tugas-tugas operasional kepustakawanan, juga untuk memenuhi kebutuhan informasi, khususnya para ”netizen” yang cendrung mencari informasi serba click.
Pemenuhan kebutuhan informasi secara cepat, akurat dengan cara-cara yang sesuai
kebutuhan masyrakat menjadi tantangan tersendiri bagi perpustakaan. Oleh
karena itu pustakawan harus selalu mengupdate pengetahuannya dalam bidang
kepustakawanan dan juga yang berkaitan dengan aplikasi teknologi informasi di
perpustakaan. Pustakawan dituntut untuk jeli melihat aplikasi-aplikasi dan layanan-layanan di
berbasis internet yang cocok diterapkan di perpustakaan."


4. Lika Septi Prihardini

pada : 14 November 2017

"1. Layanan Referensi Tradisional : Seorang pustakawan yang duduk di belakang meja firasat serta terlalu jurnalistik untuk menjawab pertanyaan referensi dan pustakawan menunjuk mereka ke sebuah buku untuk mendapatkan jawaban yang mereka inginkan. Semakin banyak, meja referensi yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga gerbang, sedang pensiun, dan ruang itu diperbaharui untuk belajar dan berkolaborasi.
Layanan Referensi Modern : Pada dasarnya misi layanan referensi tetap sama namun menggunakan metode yang berbeda dimana sekarang pustakawan dapat menawarkan sebuah kelas, atau bantuan pribadi untuk belajar melakukan hal itu, entah itu belajar bermain gitar atau menulis. Pengguna perpustakaan saat ini ingin membantu melakukan sesuatu, daripada menemukan sesuatu. Sehingga pustakawan dimudahkan dengan kemandirian mereka dlam menemukan informasi yang mereka inginkan. Namun Pustakawan saat ini masih memiliki peran penting dalam hal memecahkan kebutuhan informasi masyarakat, dia mengamati, tapi tidak bisa menjadi pasif sehingga harus aktif menumukan inovasi baru serta terus meningkatkan kreatifitas untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan yang dimiliki.Dengan memanfaatkan koneksi yang ada adalah kunci masa depan referensi. Dimana orang-orang saat ini semakin didorong oleh kebutuhan akan hubungan sosial dengan orang lain, dan komunitas mereka, tidak hanya perpustakaan informasi yang dapat disediakan. Jika kami berhasil membantu orang sebaik mungkin dengan apa pun yang mereka butuhkan saat ini, mereka akan kembali lagi.

2. Pustakawan mengatakan" koneksi "adalah kunci masa depan referensi,orang-orang saat ini semakin didorong oleh kebutuhan akan hubungan sosial dengan orang lain, dan komunitas mereka, tidak hanya perpustakaan informasi yang dapat disediakan. Jika kami berhasil membantu orang sebaik mungkin dengan apa pun yang mereka butuhkan saat ini, mereka akan kembali lagi. Jadi, apa artinya bagi penerbit dan agregator yang menciptakan produk untuk pelanggan perpustakaan? Tidak mengherankan, mengingat peran sentral mereka dalam misi perpustakaan, buku masih menjadi cara penting bagi perpustakaan untuk menghubungkan pelanggan dengan informasi yang baik. Sebenarnya, kebanyakan orang yang bertemu pustakawan secara sosial ingin tahu bacaan pustakawan itu dan mau mendengar rekomendasinya. Karena membaca sangat penting untuk semua hal yang kita lakukan, mengapa tidak merayakan kekuatan kita untuk membantu semua orang menemukan buku yang tepat. Namun perkembangan teknologi membuat database digital menjadi referensi masa depan. Yang menggantikan materi cetak sehingga membutuhkan banyak waktu untuk mengenalkan komunitas ini pada database 'berharga' ini, dan pustakawan kami menghabiskan banyak waktu untuk meyakinkan masyarakat tentang kegunaannya. Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya sehingga menciptakan gesekan serius antara pelanggan dan informasi yang mereka butuhkan dengan mengarahkan mereka ke database dan platform yang memerlukan log-in, namun pengguna memiliki pengalaman yang bervariasi, seringkali rumit. Hasilnya: para pengunjung pergi ke tempat lain untuk mendapatkan informasi dari perpustakaan. Namun sosialisasi menavigasi database juga tidak menyenangkan bagi pustakawan, dan pustakawan referensi saat ini pasti tampak menginginkan sesuatu yang lain.Terutama untuk mempermudah pengamatan, menghubungkan, dan memahami sistem objek yang berkembang, dan berupaya memberdayakan orang lain untuk melakukan sesuatu yang serupa.
"


5. WIWIK YUNI ERYANTI NINGRUM

pada : 14 November 2017

"WIWIK YUNI ERYANTI NINGRUM
D3 TEKNISI PERPUSTAKAAN
151611313027
MATA KULIAH REFERENSI

1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern, sebagi berikut :
Layanan Referensi Tradisional :
Kurang efisien dalam dalam berbagai segi layanan. Kegiatan pelayanannya dilakukan secara manual tanpa ada bantuan teknologi, pemustaka harus datang langsung ke perpustakaan bagian referensi untuk menikmati layanan tersebut. Semua koleksi tersedia secara offline di rak buku, kemungkinan tidak mendapatkan informasi yang di butuhkan sangat besar karena peran teknologi informasi , sebagai referensi sumber informasi masih minim pemanfaataannya atau bahkan belum digunakan. Semua kegiatannya dilakukan secara face to face antara pustakawan dan pemustaka.
Layanan Referensi Modern :
Seiring dengan perkembangan internet dan teknologi, layanan referensi pada perpustakaan perguruan tinggi telah mengalami perubahan-dimana kini banyak perpustakaan perguruan tinggi telah meninggalkan meja referensi tradisional dan memperluas atau bahkan beralih ke layanan referensi virtual. Layanan referensi virtual adalah layanan referensi perpustakaan yang dilakukan secara online, dimana transaksi referensinya adalah komunikasi melalui teknologi komputer dalam beberapa cara. Apakah itu email, chatting atau sistem routing otomatis. Untuk itu, tak pelak bila dampak dari perubahan layanan referensi virtual ini akan berpengaruh terhadap perubahan nilai-nilai budaya, etika ataupun norma komunikasi interaksi layanan di perpustakaan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi telah menyebabkan terjadinya pergeseran pola komunikasi interaksi antara organisasi, pustakawan, dan pemustaka yang awalnya dilakukan secara face to face kini bisa dilakukan secara online lewat media internet. Melalui jaringan internet, pustakawan dapat melakukan komunikasi dengan berbagai pihak tanpa harus bertatap muka, demikian pula pemustaka bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat tanpa harus datang ke perpustakaan.

2. Peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection :
Beberapa pustakawan mengatakan " koneksi "adalah kunci masa depan layanan referensi, sebab buku masih menjadi bagian terpenting bagi perpustakaan untuk menghubungkan pemustaka atau user dengan informasi yang baik. Bahkan, sejumlah pustakawan mengatakan bahwa "Pemustaka, terutama untuk anak-anak dan remaja, masih banyak mendapatkan pernyataan bahwa mereka sangat memerlukan adanya layanan referensi”. Koneksi disini merujuk pada hubungan antara pustakawan, layanan referensi dan pemustaka, agar tetap harmonis. Serta layanan referensi mampu menyediakan dan mengembangkan koleksinya demi “hubungan” yang berkelanjutan antara pemustaka, pustakawan dan layanan referensi. Selain itu, Pustakawan referensi sebagai agen referensi harus mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh pemustaka. Salah satu cara untuk mengatasi pemustaka tersebut, perpustakaan perlu untuk melakukan inovasi baru. "


6. Ananta Sai Wijaya

pada : 15 November 2017

"1. a) Layanan referensi tradisional: disini dijelaskan bahwa referensi umum (tradisional) adalah di mana pustakawan duduk sebagai penjaga ruang tsb yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi. Koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar.

b) Layanan referensi modern: layanan yang menggunakan metode yang berbeda dengan tradisonal seperti pemrograman baru yang inovatif telah menyebabkan peningkatan penggunaan bangunan perpustakaan yang tajam – refrain umum di antara pustakawan dan menyediakan layanan perpustakaan yang inovatif


2. Salah satu bidang di mana pustakawan terasa tidak bullish, bagaimanapun, adalah database gabungan, yang ditunjukkan Kenney di edisi tahun 2015 tidak banyak digunakan di perpustakaannya."Menurut pendapat saya yang tidak terlalu sederhana dan agak bermusuhan, database referensi adalah minyak ular modern untuk perpustakaan masa kini, yang ditawarkan sebagai tonik untuk menyembuhkan sesuatu yang bahkan tidak kita miliki," kata Andy Woodworth, referensi dan pustakawan layanan dewasa di Cherry Hill (NJ) Public Library. "Orang-orang database berkata, 'Anda menyukai pelanggan Anda dan ingin memastikan bahwa mereka memiliki semua sumber daya yang mungkin mereka butuhkan, bukan? Ini memainkan kartu Pustakawan Buruk, ketika kartu Pustakawan yang Burukpun membeli produk yang tidak Anda butuhkan dengan harga yang tidak berkelanjutan. " Sebaiknya tunjukkan bahwa tidak lama berselang, database digital seharusnya menjadi referensi masa depan.

"Kami mengharapkan database online menggantikan materi cetak," kata Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), Dan seorang mantan ketua Asosiasi Perpustakaan Umum. "Saya menghabiskan banyak waktu untuk mengenalkan komunitas ini pada database 'berharga' ini, dan pustakawan kami menghabiskan banyak waktu untuk meyakinkan masyarakat tentang kegunaannya. Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google
"


7. Nisya Aurellia

pada : 15 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional biasa menggunakan pertanyaan-pertanyaan dan melakukan penelusuran terkait dengan pertanyaan tersebut secara manual sehingga waktu terbuang percuma untuk menunggu.

Layanan Referensi modern menggunakan metode pencarian elektronik yang memudahkan pengguna dan staf referensi menelusuri informasi secara bersama-sama. Kini, metode dalam menelusur dan melakukan wawancara referensi pun mulai diubah.

2. dalam koneksi, penelusuran informasi sangat mudah dan dapat dijangkau. koneksi menghubungkan seseorang dengan informasi yang mereka butuhkan. Dan beberapa pustakawan menyebutkan bahwa koneksi merupakan kunci untuk menghubungkan bidang referensi ke masa depan. Tidak hanya menghubungkan dengan informasi tetapi bisa juga menghubungkan dengan orang, organisasi dan lainnya."


8. Yuhana Fajar Purinda

pada : 15 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional lebih menekankan pada keantusiasan pengguna dalam menggunakan layanan referensi dan mencoba menemukan sesuatu dalam layanan referensi. Padahal layanan referensi yang sekarang lebih menekankan pada keantusiasan dari kedua belah pihak. Pustakawan harus mengerti apa yang dibutuhkan pengguna dan pengguna merasa terbantu dengan adanya pustakawan referensi. Pustakawan lebih aktif dalam menanyakan kebutuhan pengguna dan meningkatkan kepuasan pengguna. Layanan referensi modern menggambarkan bahwa informasi yang muncul lebih efisien dalam hal penyebarannya. Pengguna dapat mengakses informasi dengan leluasa tanpa ada batasan, sedangkan pada layanan referensi tradisional penyebaran informasi hanya terbatas pada pustakawan referensi saja, sehingga, pengguna dengan keterbatasan waktu dalam mengakses informasi pada layanan referensi tidak dapat menggunakannya dengan optimal. Layanan referensi tradisional lebih menonjol pada setiap perpustakaan karena itu adalah inti dari perpustakaan sendiri, sedangkan layanan referensi sekarang lebih fleksibel. Meskipun begitu pustakawan referensi lebih jarang karena pengguna bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam mengakses bahan referensi. Namun, pustakawan referensi masih dibutuhkan.
2. Peran layanan referensi dalam koneksi yaitu menghubungkan pengguna dengan referensi. Perpustakaan tidak terpisahkan dengan buku meski perpustakaan digital muncul karena adanya kemajuan teknologi. Sehingga, pustakawan bertugas menghubungkan segala bahan referensi dan segala ilmu pengetahuan dengan penggunanya, namun tetap dengan tampilan yang fleksibel sehingga mempermudah pengguna mengakses bahan referensi dengan cepat. Koneksi juga berhubungan dengan masa depan referensi, akan dibawa kemana perkembangan referensi nanti, jika perkembangan teknologi informasi semakin canggih. Sehingga, koneksi penting bagi masa depan layanan referensi. Peran pustakawan dan pengguna sangat perlu, sehingga koneksi akan terbangun dengan sendirinya. "


9. Arphita Putri Pramadari

pada : 15 November 2017

"1.) layanan referensi
tradisional: Pustakawan referensi pasif, menunggu ditanya oleh pengunjung jika membutuhkan sesuatu. Semakin banyak, meja referensi yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga gerbang, sedang pensiun, dan ruang itu diperbaharui untuk belajar dan berkolaborasi. Pustakawan masa lalu terlalu jurnalistik. Hanya memberi buku yang di inginkan pengunjung tanpa memberi penjelasan dan penjabaran pada koleksi referensi tersebut.

modern: pustakawan lebih aktif berkomunikasi kepada pengunjung. Memiliki pengetahuan dasar dari koleksi tersebut dan menjelaskannya langsung kepada pengguna. Database digital

2. Teknologi mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka kira butuhkan."


10. Devi Lufita Sari Fajar Prastiwi

pada : 15 November 2017

"Tugas Referensi Week 10, 11
Nama: Devi Lufita Sari Fajar Prastiwi
NIM: 151611313002
Matkul: Referensi


http://devi-lufita-sari-vokasi16.web.unair.ac.id/kategori_isi-80435-Tugas%20referensi.html"


11. Tri Risdianto Saifullah

pada : 15 November 2017

"1. Perbedaan yang menonjol dari layanan referensi modern dan trdisional terletak pada, perilaku masyarakat atau pengguna yang menjadi dasar dari perubahan layanan seperti yang dikatakan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu, dari pada "menemukan" sesuatu sesuai target. Dengan adanya perubahan tersebut Pustakawan diharuskan menyajikan sebuah layanan dengan idea tau gagasan untuk meningkatkan dalam melayani penguna. Kemajuan teknologi juga menjadi pendorong adanya perbedaan layanan dan menghasilkan sebuah metode yang digunakan dalam melayani pelanggan dengan mengunakan media online atau web sebagai alat bantu untuk dapat mempermudah dan memberikan sebuah informasi kepada pengguna.

2. hubungan dinilai sanagat penting dalam menentukan hasil dari sebuah tujuan entah antar bos dan bawahan, pencari dan penyedia.buku dan sumber informasi yang merupakan sebagai alat dalam hubungan penguna dan penyedia, penyedia juga diharapkan dapat Memberikan sebuah informasi atau referensi buku yang kredibel dan tepat sebelum memberikannya kepada pengguna untuk menjaga hubungan.
"


12. Fieldza Rosdiana Azimah

pada : 15 November 2017

"1. Layanan Referensi Tradisional :
• Memberikan multi-entry service atau pelayanan yang terpisah untuk pengadaan, pengolahan, transaksi peminjaman, referensi, dsb.
• Mengumpulkan informasi dan pengetahuan (umumnya tercetak) secara local
• Menjaga koleksi dan akses informasi dan pengetahuan
• Melayani individu atau kelompok tanpa melihat potensi hubungannya dengan individu atau kelompok lain
• Memberikan pelayanan di tempat (on site) dan sebatas jam pelayanan
• Melayani individu atau kelompok tanpa melihat potensi hubungannya dengan individu atau kelompok lain
• Memberikan pelayanan di tempat (on site) dan sebatas jam pelayanan
• Manajemen informasi : memberikan pelayanan sebatas akses informasi dan pengetahuan
• Memberikan pendidikan pemakai sebatas mengenai pemanfaatan perpustakaan (library skills & literacy)
Layanan Referensi Modern :
• Menyediakan one-stop service: multi-functional librarians serving , multi-tasking customers
• Mengkoleksi dan menyediakan akses ke informasi dan pengetahuan serta sumbersumbernya yang tersebar di seluruh dunia, dalam multi-format dan tacit
• Menambah nilai pada informasi dan pengetahuan (adding value)
• Melayani individu atau kelompok sebagai anggota jaringan
• Memberikan pelayanan on-line 24 jam
• Manajemen pengetahuan: memberikan pelayanan bervariasi dan dinamis meliputi seluruh siklus pengetahuan (mulai dari penciptaan, perekaman dan publikasi, penyebaran, penggunaan, dan penciptaan kembali, pengetahuan)
• Meningkatkan information skills & literacy sedemikian rupa sehingga pengguna dapat memanfaatkan ICT untuk mengakses dan memanfaatkan informasi secara kritis; serta merekam, mempublikasi atau share, pengetahuan dengan efisien.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
TI memang membawa kemudahan dalam mengakses informasi tetapi juga menimbulkan masalah baru: information overload and complexity. Dampak internet terhadap layanan di perpustakaan terutama layanan referensi sangatlah berpengaruh dan besar manfaatnya terhadap pustakawan maupun pemustaka. Karena di jaman yang serba modern dan cepat ini para pustakawan haruslah menjadi sumber pengolah informasi yang tidak kalah canggihnya dengan moderenisasi yang ada. Oleh karena itu seorang pustakawan juga harus mampu mengetahui benar apa saja yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka.
Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka , menurut Cassel layanan referensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb


"


13. Reforma Intan Rana Hudansyah

pada : 15 November 2017

"1. Layanan Referensi Tradisional :
• Memberikan multi-entry service atau pelayanan yang terpisah untuk pengadaan, pengolahan, transaksi peminjaman, referensi, dsb.
• Mengumpulkan informasi dan pengetahuan (umumnya tercetak) secara local
• Menjaga koleksi dan akses informasi dan pengetahuan
• Melayani individu atau kelompok tanpa melihat potensi hubungannya dengan individu atau kelompok lain
• Memberikan pelayanan di tempat (on site) dan sebatas jam pelayanan
• Melayani individu atau kelompok tanpa melihat potensi hubungannya dengan individu atau kelompok lain
• Memberikan pelayanan di tempat (on site) dan sebatas jam pelayanan
• Manajemen informasi : memberikan pelayanan sebatas akses informasi dan pengetahuan
• Memberikan pendidikan pemakai sebatas mengenai pemanfaatan perpustakaan (library skills & literacy)
Layanan Referensi Modern :
• Menyediakan one-stop service: multi-functional librarians serving , multi-tasking customers
• Mengkoleksi dan menyediakan akses ke informasi dan pengetahuan serta sumbersumbernya yang tersebar di seluruh dunia, dalam multi-format dan tacit
• Menambah nilai pada informasi dan pengetahuan (adding value)
• Melayani individu atau kelompok sebagai anggota jaringan
• Memberikan pelayanan on-line 24 jam
• Manajemen pengetahuan: memberikan pelayanan bervariasi dan dinamis meliputi seluruh siklus pengetahuan (mulai dari penciptaan, perekaman dan publikasi, penyebaran, penggunaan, dan penciptaan kembali, pengetahuan)
• Meningkatkan information skills & literacy sedemikian rupa sehingga pengguna dapat memanfaatkan ICT untuk mengakses dan memanfaatkan informasi secara kritis; serta merekam, mempublikasi atau share, pengetahuan dengan efisien.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
TI memang membawa kemudahan dalam mengakses informasi tetapi juga menimbulkan masalah baru: information overload and complexity. Dampak internet terhadap layanan di perpustakaan terutama layanan referensi sangatlah berpengaruh dan besar manfaatnya terhadap pustakawan maupun pemustaka. Karena di jaman yang serba modern dan cepat ini para pustakawan haruslah menjadi sumber pengolah informasi yang tidak kalah canggihnya dengan moderenisasi yang ada. Oleh karena itu seorang pustakawan juga harus mampu mengetahui benar apa saja yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka.
Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka , menurut Cassel layanan referensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb


"


14. Dwinta Kwanissara

pada : 15 November 2017

"1. Layanan referensi pada zaman dulu lebih condong ke arah pustakwan dalam membantu kebutuhan user untuk mencarikan bahan pustaka. Sedangkan di era yang modern ini layanan referensi lebih pada interaksi yg lebih dekat bukan sekedar meminta dicarikan bahan pustaka tetapi user meminta pustakawan melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu dalam hal ini bukan hanya mencarikan buku, salah satunya denganmembantu memecahkan masalah user. Selain itu pustakawan layanan referensi di era modern tidak hanya duduk diam atau pasif dalam menunggu user datang tetapi mereka harus lebih aktif lagi. Apalagi dengan kecanggihan digital masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi secara mandiri. Tetapi kita harus tetap mengambil sisi postifnya, dimana dengan keadaan yang serba digital kita bisa mengembangkan lagi dan lagi layanan referensi. Jadi layanan referensi modern tidak hanya menyediakan jasa pustakawan dalam mencarikan buku tetapi layanan referensi di era modern juga menawarkan jasa sebagai asisten untuk membantu user dalam memenuhi kebutuhan informasinya, menawarkan kelas-kelas pelatihan untuk newbie, bisa membangun kerjasama dalam komunitas pustakawan dan bisa juga menjawab berinteraksi secara online bersama user.

2. Layanan referensi membangun koneksi antara database dan user. Koneksi menjadi kunci untuk layanan referensi dimasa depan. Yang dimaksud disini adalah hubungan antara database dan user. Dimana tidak semua user bisa menggunakan database dengan benar untuk mendapatlan inormasi yang mereka butuhkan. Disinilah peran layanan referensi dimana pustakawannya menjadi penghubung untuk user dan database. Mereka membantu mencarikan informasi dalam bentuk database yang credible. "


15. Arfikayani Pratiwi

pada : 15 November 2017

"1. menurut saya perbedaan layanan referensi tradisional dan modern sangat menonjol karena di layanan referensi yang tradisional masih kurang mumpuni dibandingkan dengan layanan referensi modern yang sudah menggunakan media elektronik .
2. para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. yang mempengaruhi perpustakaan. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, katanya, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka kira butuhkan.
Tapi meski menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkan tetap menjadi tantangan," kata Figueroa, "dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Memang, lebih dari beberapa pustakawan mengatakan" koneksi adalah kunci masa depan referensi. peran layanan referensi terkain koneksi ini memang sangat dibutuhkan sbg penyedia layanan iinformasi ."


16. M. Fattah Alfian

pada : 15 November 2017

"1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern terlihat sangat jauh berbeda. Jika dahulu pustakawan terutama di bagian referensi hanya diam menunggu dan membantu pengguna mencari sesuatu untuk ditemukan, sekarang justru lebih ada interaksi antara pustakawan dan pengguna. Karena peran teknologi di era modern sangat membantu dalam pencarian. Dengan adanya teknologi saat ini pengguna lebih aktif dan berperan dalam perpustakaan. Saat ini pengguna ikut "melakukan" pencarian dibanding dahulu yang hanya meminta tolong mencarikan ke pustakawan. Pustakawan juga ikut membantu mencarikan koleksi yang dibutuhkan pengguna sehingga timbul timbal balik antar keduanya. Hal inilah yang membedakan pelayanan tradisional dan modern. Di saat ini jarang ditemukan pustakawan yang pasif yang hanya duduk diam dan menunggu pelanggan untuk dibantu. Dengan adanya teknologi juga dapat menambah wawasan pustakawan sehingga menunjang perkembangan perpustakaan.

2. Memudahkan pencarian informasi dan mempercepat pencarian sangat diperlukan. Dengan teknologi semua bisa dilakukan dengan praktis tanpa kerepotan. Tetapi jangan sampai mempersulit pengguna dalam penggunaan teknologi. Penggunaan database online diperlukan untuk menghubungkan semua data-data yang dimuat di perpustakaan. Tetapi jika tidak digunakan dengan baik maka yang akan terjadi adalah mengecewakan pengguna sehingga pengguna lebih memilih pencarian informasi bahkan sumber informasi yang lain daripada perpustakaan. Meskipun belum tentu valid yang lebih dipilih pengguna adalah yang praktis dan tidak repot. Layanan referensi seharusnya memudahkan dan menghubungkan antara pengguna dan sumber informasi dengan praktis dan efisien."


17. Akhmad Adine Irfiansyah

pada : 15 November 2017

"Referensi Week 11

1. Disini dijelaskan bahwa referensi umum (tradisional) di antara pustakawan yang kami dengar semakin banyak meja referensi yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga ruang tersebut yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi.
Sedangkan layanan referensi modern metode yang digunakan berbeda dengan yang tradisional sebab alih-alih seseorang masuk dan ingin belajar bagaimana melakukan sesuatu dan pustakawan menunjuk mereka ke sebuah buku, sekarang kami menawarkan sebuah kelas, atau bantuan pribadi untuk belajar. Begitu banyak informasi yang sekarang tersedia secara online, sering kali gratis dan mudah diakses melalui perangkat yang semakin canggih yang kita bawa di saku kita, jawaban atas pertanyaan yang pernah terjadi dalam perjalanan ke meja referensi perpustakaan sekarang dijawab dalam hitungan detik dan tren masyarakat, teknologi, pendidikan, dan demografi jangka panjang yang mempengaruhi perpustakaan. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

2. Menurut Cassel layanan referensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb. serta membimbing dan memenuhi kebutuhan secara mandiri. Ada banyak cara pemanfaatan internet dan koneksi dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut. Cakupan informasi yang sangat luas itulah yang harus diwaspadai pustakawan untuk mencarikan sumber informasi yang relevan bagi pemustaka internet bisa digunakan untuk menyambungkan (connection) pengunjung ke sistem katalog online perpustaakan tersebut atau bisa juga mengunjungi laman laman yang berisiinformasi yang relevan."


18. Yoga Setya Pedana

pada : 15 November 2017

"Yoga Setya Perdana/151611313077

1. - Layanan referensi tradisional perpustakaan pada artikel diatas, masih dianggap tidak relevan, dimana para pustakawan di era tradisional hanya menunggu orang datang untuk mengajukan pertanyaan kepada mereka. Dengan hal seperti itu, membuat pustakawan menjadi orang yang pasif dan berdiam diri bagaikan buku di rak, di dalam era tradisional ini pustakawan dianggap masih kurang memahami apa yang dibutuhkan pengguna, dan bila orang membutuhkan informasi pustakawan masih kurang cepat dalam memberikan informasi.
- Layanan referensi modern perpustakaan pada artikel diatas, menganggap dengan hilangnya layanan referensi tradisional dan diganti dengan digital, pemrogaman baru yang inovatif dimulai. Karena dengan kemajuan teknologi, pustakawan dapat membantu pengguna yang membutuhkan informasi dengan vepat dalam hitungan detik. Ini adalah sebuah peluang untuk pustakawan juga mengembangkan kompetensinya di bidang teknologi. Selain itu, sebuah online gratis yang inovatif alat pembelajaran yang dikembangkan oleh pustakawan SJPL untuk membantu mendidik orang tentang perilaku online mereka.

2. Dalam menemukan informasi memang dibutuhkan suatu hubunga atau koneksi, beberapa pustakawan mengatakan bahwa koneksi adalah masa depan referensi. Peran sentral dari perpustakaan sendiri adalah menghubungkan pengguna dengan infomasi, yaitu para pengunjung perpustakaan akan bertemu pustakawan secara sosial dan menanyakan akan bahan pustaka yang direkomendasikan oleh pustakawan. Selain itu, pustakawan juga dikenalkan dengan suatu database yang diyakinkan penggunaanya oleh pustakawan kepada pengguna, dan database ini adalah suatu alat bantu baca untuk pengguna, tetapi database ini terllu sulit untuk dinavigasi, sehingga pengguna lebih memilih google atau wikipedia. Sehingga database dapat dikatakan kurang efektif dalam proses koneksi antara pustakawan dengan penggunanya.


"


19. Dwiki ari pamungkas pasaribu

pada : 15 November 2017

"Dwiki ari pamungkas pasaribu
151611313037

http://dwiki-ari-pamungkas-vokasi16.web.unair.ac.id/"


20. Eka Arifianto

pada : 15 November 2017

"1. Perbedaan Layanan Referensi Tradisional dan Modern
Layanan Referensi Modern :
Memberikan kemudahan dalam menemukan informasi. Kemudahan akan temuan informasi didukung oleh perkembangan sosial media. Sosial media banyak membantu Pustakawan dalam melakukan pekerjaannya dalam melayani pencari informasi/ pengunjung. Layanan Referensi Modern memberikan efektifitas waktu dalam melakukan temu kembali informasi. Inovasi dalam dunia teknologi dan komunikasi telah merubah cara perpustakaan melayankan jasa kepada penggunanya. Perubahan cara pelayanan dilakukan perpustakaan untuk mengimbangi dan menyesuaikan perubahan perilaku pencarian informasi komunitas penggunanya.

Layanan Referensi Tradisional :
Layanan Referensi Tradisional dinilai masih kurang membantu pustakawan dalam melakukan pencarian informaasi. Layanan referensi Tradisional memerlukan waktu yang lebih karena tidak didukung dengan teknologi yang canggih. Pencari informasi akan dirugikan waktunya karena ketidakefisiensinya pencarian informasi.

2. Peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection.
Layanan referensi berperan dalam menemukan informasi menjadi lebih mudah dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Hal ini dikarenakan koneksi adalah kunci masa depan referensi. Esensi referensi masih bisa membantu orang berhubungan dengan informasi. Layanan referensi akan menjadi koneksi antara pengguna dan informasi. Layanan referensi memiliki peranan yang besar sebagai jembatan koneksi yang menyatukan, mempertemukan, dan menyambung pengcari informasi dan informasi yang dicarinya.
"


21. Nuur Cahya Budi Utomo

pada : 15 November 2017

"1. Layanan Refrensi Tradisional yaitu layanan refrensi yang kebanyakan masih menggunakan non digital, dalam layanan ini dirasa kurang membantu pustakawan dalam melakukan pencarian informasi karena layanan refrensi tradisional tidak menggunakan teknologi canggih, kemudian waktu yang digunakan untuk mencari informasi dirasa lama, hal ini merugikan waktu yang mencari informasi.
Layanan Refrensi Modern yaitu layanan refrensi yang kebanyakan sudah menggunakan berbasis digital, dalam layanan refrensi modern/saat ini dirasa sangat membantu dalam mencarikan informasi karena layanan refrensi modern menggunakan berbasis IT dan teknologi canggih, oleh sebab itu bagi pustakawaan sendiri lebih efektif mencarikan informasi dan bagi pencari informasi sendiri lebih cepat mendapatkan informasi.

2. Layanan Refrensi berperan dalam memberikan/menemukan informasi lebih cepat dan efisien untuk digunakan mencari bahan refrensi maupun informasi. Hal ini dikarenakan koneksi adalah sebagai garda terdepan refrensi. Tujuan Refrensi masih bisa membantu orang untuk mendapatksan informasi yang akurat. Layanan refrensi akan menjadi koneksi antara pengguna dan informasi. Layanan Refrensi memiliki peranan yang besar yaitu sebegai wadah untuk mencarikan, memberikan informasi kepada yang membutuhkan informasi.
"


22. Brillian Akbar Gunawan

pada : 15 November 2017

"http://brillian-akbar-gunawan-vokasi16.web.unair.ac.id/artikel_detail-213391-Koleksi%20Referensi-Perbedaan%20Layanan%20Referensi%20Tradisional%20dan%20Modern.html"


23. Yuris Akbar Hakim

pada : 15 November 2017

"1. 1. layanan referensi tradisional dan modern memiliki beberapa perbedaan. Misalnya dalam hal pelayanan, di era yang lalu layanan ini cenderung pasif dan menunggu pengguna untuk menanyakan dan menghampiri pustakawan guna mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Sedangkan layanan referensi modern memiliki inovasi dalam peningkatan dalam hal layanan. Layanan referensi modern memiliki pustakawan yang bergerak aktif, bekerja keras dan menganalisa masalah yang dihadapi oleh masyarakat tentang apa apa saja yang mereka butuhkan, dan tidak seperti pustakawan sumber referensi lama yang hanya diam dan menunggu dihampiri para pengguna.

2.teknologi di masa ini memiliki peran penting dalam hal pencarian informasi, terlebih lagi bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk melakukan sesuatu untuk menemukan kebutuhan informasinya. Koneksi mempermudah namun juga memiliki tantangan yang membuat kita belajar. Dan terlebih lagi, teknologi memudahkan untuk menemukan sumber referensi media digital yang mampu menggantikan peran sumber referensi media cetak."


24. Satrio Budi Prasojo

pada : 15 November 2017

"1. Layanan Referensi Tradisional : a. Masih menggunakan system manual. b. belum didukung dengan teknologi ataupun koneksi. c. tidak terdapat hiburan guna meningkatkan pengunjung perpustakaan - Layanan Referensi Modern : a. Sudah menggunakan system komputerisasi dalam mengolah data. b. Layanan referensi tersebut sudah didukung dengan perkembangan teknologi seperti koneksi internet dll. c. Media hiburan yang banyak seperti promosi minat baca melalui akun sosmed dan pemanfaatan teknologi lainnya. 2. Dalam perannya layanan referensi memang harus mengikuti perkembangan zaman seperti diikuti dengan koneksi yang cepat, sehingga saat pengunjung membutuhkan sebuah buku referensi mereka tidak perlu bersusah payah dalam mengaksesnya. dan juga sekarang ini sudah banyak buku buku elektronik yang dapat diakses online namun ada yang berbayar dan dapat diatasi dengan konsorsium dengan institusi terkait, jadi pengunjung layanan referensi dapat dengan mudah mengunduh atau membaca informasi yang mereka butuhkan."


25. Dini Oktaviani

pada : 15 November 2017

"Dini Oktaviani - 151611313018

1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern adalah terletak pada banyak hal. Menurut pendapat dari para ahli dibidang perpustakaan mereka ingin memperbarui layanan referensi yang terkesan seperti monoton karena layanan referensi dapat ditemui di perpustakaan saja serta hanya berbentuk buku. Mereka ingin membuat suatu database untuk layanan referensi yang salah satu tujuannya adalah untuk tetap mengikuti perubahan zaman yang semakin berkembang ini. Karena mereka rasa para pengguna lebih sering memanfaatkan telepon genggam mereka daripada datang langsung ke perpustakaan untuk mencari informasi secara langsung. Dari segi pustakawan referensi mereka juga jauh berbeda. Dahulu pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya. Berbeda hal nya dengan pustakawan layanan referensi modern, mereka akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dan menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik-baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi, koneksi adalah kunci masa depan referensi. Yang dimaksudkan disini adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat para pengguna jadi lebih mudah melakukan pencarian dan pengambilan informasi serta kepentingan untuk menemukan sesuatu dirasa lebih menuntun karena kecerdasan buatan yang diciptakan oleh canggihnya teknologi mendorong para pengguna untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang yang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu.
"


26. Abduh Fawwaz Irsyad U

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional adalah layanan yang pasif dikarenakan pustakawannya diibaratkan buku yang berjajar rapi di rak menunggu untuk menumpahkan seluruh isinya kepada pengguna yang mencarinya, sedangkan pengguna perpustakaan saat ini ingin membantu melakukan sesuatu, daripada menemukan sesuatu. Berbanding terbalik dengan layanan referensi modern yang telah berkembang pesat dengan bantuan teknologi sebagai contoh jika pengguna ingin menerjemahkan kosakata asing dengan menggunakan referensi kamus ia akan memakan banyak waktu berbanding terbalik jika dengan memanfaatkan teknologi jawaban atas pertanyaan yang terjadi dalam perjalanan ke meja referensi perpustakaan dijawab dalam hitungan detik
2. karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun
"


27. Brith Marsinta harianto

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern
jawab :
layanan referensi tradisional adalah semakin banyak, meja yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan yang pernah duduk sebagai penjaga gerbang, sedang pensiun, dan ruang itu di perbarui untuk belajar dan berkolaborasi, menjadi pustakawan referensi seharusnya tidak pasif seperti sumber referensi lama yang berdiri di rak, menunggu untuk menumpahkan harta mereka . Adanya pemrograman baru yang inovatif telah menyebabkan peningkatan penggunaan bangunan perpustakaan yang tajam – refeim umum di antara pustakawan hilang dari perpustakaan. Pada intinya di layanan referensi tradisional ini pustakawan berperan penting dalam memberikan informasi kepada user tanpa menggunakan batuan dari teknologi.

Layanan referensi modern adalah semakin banyak informasi yang sekarang tersedia secara online, sering kali juga gratis dan mudah di akses melalui perangkat teknologi yang semakin canggih seperti hp, jawaban atas pertanyaan yang pernah terjadi dalam perjalanan ke meja referensi perpustakaan sekarang dijawab dengan hitungan detik.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
jawab:
Pernyataan dari kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk “melakukan” segala sesuatu daripada “menemukan” sesuatu sesuai dengan target kata Miguel Figueroa, direktur Center for the Future of Libraries ALA, sebuah kantor yang disewa pada tahun 2014 untuk fokus pada " -term aliran sosial, teknologi, pendidikan, dan demografis "yang mempengaruhi perpustakaan. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, katanya, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka kira butuhkan.

"Tapi meski menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkan tetap menjadi tantangan," kata Figueroa, "dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. "Memang, lebih dari beberapa pustakawan mengatakan" koneksi "adalah kunci masa depan referensi.

Salah satu bidang di mana pustakawan terasa tidak bullish, bagaimanapun, adalah database gabungan, yang ditunjukkan Kenney di edisi tahun 2015 tidak banyak digunakan di perpustakaannya.

"Menurut pendapat saya yang tidak terlalu sederhana dan agak bermusuhan, database referensi adalah minyak ular modern untuk perpustakaan masa kini, yang ditawarkan sebagai tonik untuk menyembuhkan sesuatu yang bahkan tidak kita miliki," kata Andy Woodworth, referensi dan pustakawan layanan dewasa di Cherry Hill (NJ) Public Library. "Orang-orang database berkata, 'Anda menyukai pelanggan Anda dan ingin memastikan bahwa mereka memiliki semua sumber daya yang mungkin mereka butuhkan, bukan? Ini memainkan kartu Pustakawan Buruk, ketika kartu Pustakawan yang Burukpun membeli produk yang tidak Anda butuhkan dengan harga yang tidak berkelanjutan. "

Sebaiknya tunjukkan bahwa tidak lama berselang, database digital seharusnya menjadi referensi masa depan.

"Kami mengharapkan database online menggantikan materi cetak," kata Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), Dan seorang mantan ketua Asosiasi Perpustakaan Umum. "Saya menghabiskan banyak waktu untuk mengenalkan komunitas ini pada database 'berharga' ini, dan pustakawan kami menghabiskan banyak waktu untuk meyakinkan masyarakat tentang kegunaannya. Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google. "
"


28. DIAN INDRIANI

pada : 16 November 2017

"Nama : Dian Indriani
NIM : 151611313066

Jawaban :

1. Layanan referensi tradisional ialah layanan yang berupa rujukan secara langsung dengan melibatkan pustakawan. Hal ini tugas pustakawan pada jaman ini hanyalah sebagai penjaga koleksi buku bukan pengarah suatu rujukan yang sebagaimana mestinya, banyak meja-meja dan kursi ditata agar membuat pengguna dilayanan referensi nyaman. Beberapa koleksi layanan referensi umum (tradisonal) cukup memadai seperti : ensiklopedi, kamus, blibliografi, abstrak, table tematik, dan daftar. Para pustakawan sekarang ingin beralih dari layanan referensi yang semula berbentuk buku kearah yang digital.

Layanan referensi modern ialah metode yang digunakan berbeda dengan yang tradisional dimana sebelumnya pustakawan dan pengguna kurang adannya interaksi, pada layanan referensi modern banyak perubahan mulai dari adannya sebuah kelas atau bantuan pribadi untuk belajar, teknologi mempermudah pencarian dan pengambilan informasi. Dengan adanya berbagai fasilitas yang sudah diperbarui penguna merasakan kemudahan dalam mengakses berbgai hal ada beberapa pengecualian seperti silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi dan masyarakat cenderung menggunakan google. Maka dimasa mendatang layanan referensi bisa dikembangkan sesuai dengan seiring jalannya teknologi.




2. Layanan referensi disediakan oleh pihak perpustkaan salah satunya untuk membantu menyelesaikan para pemustaka. Layanan referensi kegiatan membantu pemustaka memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dan lain sebagainnya. Serta mengarahkan dan memenuhi kebutuhan secara mandiri. Layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan- perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang prima, berupa internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, laman webyang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll. Ada banyak cara pemanfaatan internet dan koneksi dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut. Dalam hal ini koneksi atau jaringan dimana suatu layanan referensi dpaat memuaskan pengguna dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi informasi kebutuhannya.

"


29. Ahmad Salman Azizi

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi modern yang telah berkembang pesat dengan bantuan teknologi sangatlah mudah diakses dan dapat memungkinkan pengguna untuk menambahkan berbagai informasi, sebagai contoh jika pengguna ingin menerjemahkan kosakata asing dengan menggunakan referensi kamus ia akan memakan banyak waktu berbanding terbalik jika dengan memanfaatkan teknologi jawaban atas pertanyaan yang terjadi dalam perjalanan ke meja referensi perpustakaan dijawab dalam hitungan detik, sedangkan Layanan referensi tradisional adalah layanan yang pasif dikarenakan pustakawannya diibaratkan buku yang berjajar rapi di rak menunggu untuk menumpahkan seluruh isinya kepada pengguna yang mencarinya, sedangkan pengguna perpustakaan saat ini ingin membantu melakukan sesuatu, dari pada menemukan sesuatu.
2. Karena di tengah perubahan teknologi dan kemasyarakatan merupakan tantangan yang terus berkelanjutan. Perlu adanya perubahan layanan pelanggan dengan sisi kerja sosial dan komunikasi interpersonal dan psikologi yang murah hati. Dan Teknologi juga terus dapat mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, karena kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun."


30. Daratina Ayuning Purnama

pada : 16 November 2017

"1. - Referensi tradisional : Layanan referensi tradisional para pengguna hanya sebatas menunggu pelayanan dari sang pustakawan. Para pengguna tidak mengetahui bagaimana cara mencari buku pada koleksi referensi yang mereka inginkan. Dan hal yang hanya bisa mereka lakukan adalah hanya menunggu pelayanan dari sang pustakawan. Hal yang sama dilakukan oleh sang pustakawan, mereka juga hanya bisa menunggu pengguna datang dan meminta mereka untuk mencarikan buku yang mereka inginkan.
- Referensi modern : Referensi modern kini telah dihubungkan dengan web. Jadi, pengguna layanan ini dapat memesan atau mencari buku terlebih dahulu didalam web. Dan web tersebut sudah terhubung dengan layanan refernsi yang ada diperpustakaan, jadi keesokan harinya mereka sudah langsung bisa mendapatkan buku yang mereka inginkan ataupun journal artikel yang ada di website tersebut.
2. . Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, katanya, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka kira butuhkan."


31. Afif Azhari

pada : 16 November 2017

"1. Tradisional :Layanan referensi tradisional hanya memebantu
pengunjung menemukan buku dan informasi
Modern : Layanan referensi modern menuntut pustakawan untuk
mengetahui apa yang pengguna butuhkan melalui komunikasi dan
psikologi

Tradisional : pertanyaan pustakawan hanya seputar apa yang sedang
anda cari? atau ada yang bisa saya bantu?
Modern: Lebih berfokus pada kebutuhan pengguna dengan bertanya
"masalah apa yang sedang anda selesaikan?"

2. Orang-orang saat ini semakin didorong oleh kebutuhan akan
hubungan sosial dengan orang lain, dan komunitas mereka.
Pustakawan perlu membantu mereka.
Cara yang ditawarkan pustakawan dengan menggunakan database
dianggap pengguna terlalu susah. jadi mereka lebih memilih
menggunakan google atau wikipedia. karena itu jika mereka
memang tidak suka, maka pustakawan harus memberi cara yang
lebih mudah atau mencarikan secara langsung untuk pengguna"


32. Dahlia Sri Andini

pada : 16 November 2017

"1.perbedaan layanan referensi tradisional pada layanan referensi yang modern terdapat pada peningkatan hubungan antar pustakawan dengan pemustaka untuk lebih peka atau lebih mengerti apa yang diharapkan atau dicari pemustaka dengan cara komunikasi antara kedua nya. Jika pada layanan referensi tradisi pemustaka memecahkan masalah sendiri dalam pencarian informasi maka dalam layanan referensi modern pemustaka berperan penting dalam hubungan pencarian informasi yang dibutuhkan oleh pengguna.
2. Pada sebagian besar layanan yang ada di perpustakaan. Layanan referensi salah satu layanan yang sangat memiliki layanan hubungan terbuka antar pustakawan dan pengguna. Diantara keduanya memiliki hubungan interaksi secara langsung dalam pemecahan pencarian informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Dan pustakawan merupakan penghubung atau penyalur dalam pemcarian informasi sehingga dapat menjadi sebagai pemberi informasi yang dapat dipercaya dan keakuratan informasi yang tepat."


33. Jazilatul Ula

pada : 16 November 2017

"1.Layanan referensi tradisional: disini dijelaskan bahwa referensi umum (tradisional) adalah di mana pustakawan duduk sebagai penjaga ruang tsb yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi. Koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar.

Layanan referensi modern: layanan yang menggunakan metode yang berbeda dengan tradisonal seperti pemrograman baru yang inovatif telah menyebabkan peningkatan penggunaan bangunan perpustakaan yang tajam – refrain umum di antara pustakawan dan menyediakan layanan perpustakaan yang inovatif
2.Salah satu bidang di mana pustakawan terasa tidak bullish, bagaimanapun, adalah database gabungan, yang ditunjukkan Kenney di edisi tahun 2015 tidak banyak digunakan di perpustakaannya."Menurut pendapat saya yang tidak terlalu sederhana dan agak bermusuhan, database referensi adalah minyak ular modern untuk perpustakaan masa kini, yang ditawarkan sebagai tonik untuk menyembuhkan sesuatu yang bahkan tidak kita miliki," kata Andy Woodworth, referensi dan pustakawan layanan dewasa di Cherry Hill (NJ) Public Library. "Orang-orang database berkata, 'Anda menyukai pelanggan Anda dan ingin memastikan bahwa mereka memiliki semua sumber daya yang mungkin mereka butuhkan, bukan? Ini memainkan kartu Pustakawan Buruk, ketika kartu Pustakawan yang Burukpun membeli produk yang tidak Anda butuhkan dengan harga yang tidak berkelanjutan. " Sebaiknya tunjukkan bahwa tidak lama berselang, database digital seharusnya menjadi referensi masa depan.

"Kami mengharapkan database online menggantikan materi cetak," kata Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), Dan seorang mantan ketua Asosiasi Perpustakaan Umum. "Saya menghabiskan banyak waktu untuk mengenalkan komunitas ini pada database 'berharga' ini, dan pustakawan kami menghabiskan banyak waktu untuk meyakinkan masyarakat tentang kegunaannya. Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google"


34. Alif salman al farisi

pada : 16 November 2017

"1. -  Layanan Referensi Tradisional : 

a. Masih menggunakan system manual. 

b. belum didukung dengan teknologi ataupun koneksi. 

c. tidak terdapat hiburan guna meningkatkan pengunjung perpustakaan 

 - Layanan Referensi Modern : 

a. Sudah menggunakan system komputerisasi dalam mengolah data.

b. Layanan referensi tersebut sudah didukung dengan perkembangan teknologi seperti koneksi internet dll.    

c. Media hiburan yang banyak seperti promosi minat baca melalui akun sosmed dan pemanfaatan teknologi lainnya. 

2. Memudahkan dalan mencari dan mengambil informasi, dan dapat mendorong pengetahuan orang orang terkait teknologi

“But even as finding information becomes easier, connecting remains a challenge,” Figueroa says, “and connecting is the key to learning, and doing. And that is an opportunity for reference and library instruction.” Indeed, more than a few librarians said “connecting” was key to the future of reference."


35. Yustria Olivia A

pada : 16 November 2017

"Tugas Referensi (151611313007)
1. Menurut artikel yang saya baca, perbedaan ini terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Jika selama ini kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa selalu ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, itu merupakan sebuah proses layanan referensi yang bisa dikatakan kuno atau tradisional. Tetapi sekarang untuk mengubah kondisi tersebut, bagaimana cara kita sebagai pustakawan untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang paling utama disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kemajuan teknologi yang semakin canggih justru tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah peluang karena orang sudah dapat mengaksesnya sendiri sekarang. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban perpustakaan untuk mengembangkan layanan referensi yang baru di dunia kita yang semakin berubah. Seperti contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjuk ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut entah itu belajar bermain gitar atau menulis.

2.Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi tantangan. dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit."


36. Luckman Nursamsu

pada : 16 November 2017

"Luckman Nursamsu / 151611313004
Tugas Referensi Week 11

1. tradisional, pustakawan referensi tidak pasif. sumber referensi dibiarkan di rak buku sampai ada pembaca yang menggunakan sumber referensi tersebut. jawaban atas pertanyaan langsung menemui pustakawan. pustakawan duduk di belakang meja, menunggu pengguna yang kebingungan.

modern, pemrograman baru yang inovatif. tersedia secara online, mudah diakses melalui perangkan yang semakin canggih. jawab atas pertanyaan dijawab dengan hitungan detik. pustakawan menawarkan bantuan pada pengguna.

2. koneksi adalah kunci masa depan referensi. esensi referensi masih bisa membantu pengguna berhubungan dengan sesuatu. buku masih menjadi cara penting bagi perpustakaan untuk menghubungkan pengguna dengan informasi yang dibutuhkannya."


37. Moch Abdul Rozzaq A

pada : 16 November 2017

"Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?

Referensi Perpustakaan Dunia yang berubah mulai dari yg mulanya layanan referensi tradisional sekarang menuju ke layanan referensi modern. Berikut ini saya akan menjelaskan perbedaan dari kedua layanan referensi tersebut!

Layanan referensi tradisional: disini dijelaskan bahwa referensi umum (tradisional) di antara pustakawan yang kami dengar Semakin banyak meja referensi yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga ruang tsb yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi. Koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar. Akan tetapi dimasa sekarang pengguna cenderung ingin membantu melakukan sesuatu, daripada menemukan sesuatu. Dan para pustakawan sekarang ingin menggantikan layanan referensi tradisional yang semula dalam bentuk teks buku, dsb untuk di ubah ke dalam bentuk virtual.
Layanan referensi modern: disini yang dimaksud adalah Metode yang digunakan berbeda dengan yang tradisional sebab alih-alih seseorang masuk dan ingin belajar bagaimana melakukan sesuatu dan pustakawan menunjuk mereka ke sebuah buku, sekarang kami menawarkan sebuah kelas, atau bantuan pribadi untuk belajar. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. database online menggantikan materi cetak, Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google. Sehingga kedepannya layanan referensi modern bisa berkembang dengan pesat sesuai dengan teknologi informasi zaman sekarang.







Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?

Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka ,menurut Cassel layanan referensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb. Serta membimbing dan memenuhi kebutuhan secara mandiri. Layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan- perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang prima, berupa internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, laman webyang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll. Ada banyak cara pemanfaatan internet dan koneksi dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan."


38. Dhini Dwi Kartikawati

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Menurut artikel yang sudah saya baca, perbedaan dari layanan refrensi yang ada di perpustakaan mulai dari layanan refrensi kuno dengan layanan refrensi yang sekarang ini, pada layanan refrensi kuno bentuk pelayanannya lebih menyajikan koleksi layanannya sedangkan untuk layanan refrensi yang sekarang ini seperti yang sudah kita lihat di berbagai perpustakaan bahwa setiap pustakawan sekarang tidak hanya menunjukkan koleksi layanannya saja tetapi dari segi kelas layanannya dengan didukung adanya teknologi yang berkembang di era sekarang. Dengan berkembangnya teknologi yang modern sekarang lebih mudah, cepat untuk mendapatkan informasi. Sudah menjadi kewajiban perpustakaan untuk selalu mengembangkan layanan refrensi agar selalu lebih menarik. , jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjuk ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut entah itu belajar bermain gitar atau menulis.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi?
Koneksi juga perlu diperhatikan di dalam layanan refrensi. Dari pernyataan kenney bahwa pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk melakukan segala sesuatu daripada menemukan sesuai target. Walaupun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi sebuah tantangan. Dan menghubungkannya adalah termasuk kunci untuk belajar. Dari hal tersebut kesempatan untuk refrensi dan instruksi perpustakaan. Audra caplan mantan direktur perpustakaan umum Harfod County (Md.), berharap bahwa refrensi cetak yang ada di perpustakaan dapat digantikan dengan database refrensi online.
"


39. Nuraviani Sri Rahayu

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Berdasarkan artikel tersebut , perbedaan layanan terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Pada umumnya kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, itu merupakan sebuah proses layanan referensi yang tradisional. Untuk mengubah kondisi tersebut. kita sebagai pustakawan wajib untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Berkembanya Kemajuan teknologi yang semakin canggih tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah keuntungan karena pengguna dapat mengaksesnya sendiri sekarang.
Contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjukan ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi?
Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi tantangan. dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit.

"


40. Nuraviani Sri Rahayu

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Berdasarkan artikel tersebut , perbedaan layanan terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Pada umumnya kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, itu merupakan sebuah proses layanan referensi yang tradisional. Untuk mengubah kondisi tersebut. kita sebagai pustakawan wajib untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Berkembanya Kemajuan teknologi yang semakin canggih tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah keuntungan karena pengguna dapat mengaksesnya sendiri sekarang.
Contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjukan ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi?
Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi tantangan. dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit.

"


41. Nuraviani Sri Rahayu

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Berdasarkan artikel tersebut , perbedaan layanan terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Pada umumnya kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, itu merupakan sebuah proses layanan referensi yang tradisional. Untuk mengubah kondisi tersebut. kita sebagai pustakawan wajib untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Berkembanya Kemajuan teknologi yang semakin canggih tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah keuntungan karena pengguna dapat mengaksesnya sendiri sekarang.
Contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjukan ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi?
Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi tantangan. dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit.

"


42. Nuraviani Sri Rahayu

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Berdasarkan artikel tersebut , perbedaan layanan terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Pada umumnya kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, itu merupakan sebuah proses layanan referensi yang tradisional. Untuk mengubah kondisi tersebut. kita sebagai pustakawan wajib untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Berkembanya Kemajuan teknologi yang semakin canggih tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah keuntungan karena pengguna dapat mengaksesnya sendiri sekarang.
Contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjukan ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi?
Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi tantangan. dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit.

"


43. Yustria Olivia Arifin

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Menurut artikel yang saya baca, perbedaan ini terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Jika selama ini kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa selalu ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, itu merupakan sebuah proses layanan referensi yang bisa dikatakan kuno atau tradisional. Tetapi sekarang untuk mengubah kondisi tersebut, bagaimana cara kita sebagai pustakawan untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang paling utama disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kemajuan teknologi yang semakin canggih justru tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah peluang karena orang sudah dapat mengaksesnya sendiri sekarang. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban perpustakaan untuk mengembangkan layanan referensi yang baru di dunia kita yang semakin berubah. Seperti contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjuk ke sebuah buku. Namun dalam layanan referensi modern, perpustakaan menyediakan alat bantu secara langsung dalam melakukan hal tersebut entah itu belajar bermain gitar atau menulis.

2. Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah, menghubungkannya tetap menjadi tantangan. dan menghubungkannya adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan, , berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit."


44. Bagus Ikapraja

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Layanan referensi tradisional terkesan monoton karena layanan referensi dapat ditemui di perpustakaan saja serta hanya berbentuk buku. Mereka ingin membuat suatu database untuk layanan referensi yang salah satu tujuannya adalah untuk tetap mengikuti perubahan zaman yang semakin berkembang ini. Karena mereka rasa para pengguna lebih sering memanfaatkan telepon genggam mereka daripada datang langsung ke perpustakan untuk mencari informasi secara langsung. Dari segi pustakawan referensi mereka juga jauh berbeda. Dahulu pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya. Berbeda hal nya dengan pustakawan layanan referensi modern, mereka akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dan menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik-baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi, koneksi adalah kunci masa depan referensi. Yang dimaksudkan disini adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat para pengguna jadi lebih mudah melakukan pencarian dan pengambilan informasi serta kepentingan untuk menemukan sesuatu disara lebih menuntun karena kecerdasan buatan yang diciptakan oleh canggihnya teknologi mendorong para pengguna untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang yang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu.
"


45. Siti Adinda Ayu Ningrum

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Menurut artikel yang saya baca, perbedaan ini terletak pada metode,jenis pelayanan, dan proses. Jika selama ini kita mengetahui bentuk layanan referensi yang ada di perpustakaan bahwa selalu ada pustakawan yang menunggu pertanyaan dari user, kemudian pustakawan tersebut menyajikan informasi sesuai dengan koleksi yang dimilikinya, menunjukkan buku apa yang sesuai dengan masalahnya, hal ini merupakan sebuah proses layanan referensi yang bisa disebut kuno. Tetapi sekarang untuk mengubah kondisi tersebut, bagaimana cara kita sebagai pustakawan untuk menjadikan sebuah proses layanan referensi yang lebih canggih dan modern, lebih mudah dan cepat, lebih menarik dan yang paling utama disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kemajuan teknologi yang semakin canggih justru tidak menjadi ancaman bagi berkembangnya layanan referensi, melainkan itu adalah sebuah peluang karena orang sudah dapat mengaksesnya sendiri sekarang yaitu dengan OPAC. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban perpustakaan untuk mengembangkan layanan referensi yang baru di dunia kita yang semakin berubah. Seperti contoh, jika user membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, pustakawan akan menunjuk ke sebuah buku. Bahkan dalam bukunya yang asli, Kenney mencatat bahwa sementara pertanyaan referensi "tradisional" hilang dari perpustakaannya, dia menggunakan pemrograman baru yang lebih inovatif dan sudah terbukti meningkatnya penggunaan perpustakaan yang tajam. Ruang layanan referensi yang dulu selalu dijaga oleh pustakawan di depan pintu yang selalu siap menjawab pertanyaan dari user, sekarang telah berubah menjadi ruang belajar dan diskusi.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi?
Koneksi merupakan satu hal yang juga perlu diperhatikan dalam layanan referensi. Pernyataan Kenney bahwa para pengunjung perpustakaan saat ini lebih tertarik untuk "melakukan" segala sesuatu daripada "menemukan" sesuatu sesuai target. meskipun menemukan informasi menjadi lebih mudah dan cepat, menghubungkannya tetap menjadi tantangan adalah kunci untuk belajar, dan melakukan. Dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan instruksi perpustakaan. Banyak dari pustakawan yang menganggap bahwa koneksi adalah kunci masa depan referensi. Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), berharap bahwa bahan referensi cetak yang ada di perpustakaan digantikan dengan database referensi online. Meskipun memang ada kendala dalam proses pemakaiannya yaitu sulit untuk dinavigasi dan rumit."


46. Fahrezi Nazaryandi

pada : 16 November 2017

"1. Layanan refensi tradisional pada dasarnya pustakawannya tertutup dan hanya banyak menunggu permintaan pelayanan dari pengguna perpustakaan.
Layanan referensi modern yakni layanan yang pada dasarnya pemustaka sudah menyematkan beberapa teknologi yang dapat mempermudah pengguna untuk mengakses layanan yang di sediakan oleh perpustakaan.

2. Sebagai media dalam sarana menghubungkan pemustaka dengan pengguna dimana dapat mempermudah dalam pencarian informasi yang sedang di butuhkan"


47. Ika Yulinda Guntoro

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional : pustakawan hanya menunggu pertanyaan yang ditanyakan dari para pengguna perpustakaan

Layanan referensi modern : pustakawan mulai aktif dengan menanyakan banyak hal yang kemungkinan ditanyakan oleh pengguna perpustakaan dan membantu para pengguna yang kebingunan mencari apa yang diinginkan

2. Layanan referensi sebagai hubungan dari pustakawan dan pengguna perpustakaan dalam pencarian informasi dan mempermudah pengguna perpustakaan dalam pencarian informasi. "


48. Edo Praditya

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional
Layanan tradisional: petugas layanan hanya menunggu USER bertanya. Dan hanya berdiam saja bila tidak ada yang bertanya, lalu petugas yang tidak ramah. Dan hanya berdiam saja, dan tanggap bila ada yang bertanya

Layanan referensi modern:
Layanan referensi modern petugas referensi yang mengejar atau lebih aktif untuk mencari USER ynag bingung, dan berusaha memecahkan maslah USER.

2.layanan referensi merupakan penghubung antara petugas dan user. Dan Untuk menambah pengalaman dalam berkomunikasi."


49. Ahmad fahmi kurniawan

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional lebih condong pada pelayanan yang membutuhkan waktu lebih lama sedangkan layanan referensi modern lebih cepat karna pada pelayanan referensi modern pustakawan diharuskan lebih aktif dan tanggap terhadap user

2. Layanan referensi berperan dalam penyampaian informasi yang akan dibutuhkan user dalam memenuhi kebutuhan informasi. Sehingga layanan referensi menjadi pintu masuk para user untuk menjelajah perpustakaan dengan cepat. "


50. Reza Muadzatul Masrurah

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Layanan referensi tradisional dijelaskan bahwa referensi tradisional terjadi kegiatan pokok yang dilakukan di perpustakaan yang khusus menyajikan koleksi referensi kepada para pengunjung perpustakaan. Banyak meja referensi yang ada dulu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga ruang tersebut yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola pustakawan yang bertugas di layanan referensi. Koleksi di sini seperti , buku referensi umum (kamus, ensiklopedi, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar). Para pustakawan dimasa sekarang ini ingin menggantikan layanan referensi tradisional yang semula dalam bentuk text book untuk di ubah ke dalam bentuk virtual.
Layanan referensi modern, kegiatan konsultasi informasi di mana staf pustakawan merekomendasikan, mengiterpretasikan, mengevaluasi, serta menggunakan sumber daya informasi untuk membantu pemustaka memenuhi kebutuhan informasinya. Inovasi dalam dunia teknologi dan komunikasi telah merubah cara perpustakaan melayankan jasa kepada komunitas penggunanya. Perubahan cara pelayanan dilakukan perpustakaan untuk mengimbangi dan menyesuaikan perubahan perilaku pencarian informasi komunitas penggunanya. Metode yang digunakan berbeda dengan yang layanan referensi tradisional karena seseorang masuk dan ingin belajar bagaimana melakukan sesuatu dan pustakawan menunjuk mereka ke sebuah buku, sekarang kami menawarkan sebuah kelas, atau bantuan pribadi untuk belajar. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. database online menggantikan materi cetak.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka. Kecepatan waktu dalam komunikasi dengan sesama anggota jaringan merupakan hal yang sangat fital bagi petugas referensi. Jika dibandingkan dengan sistem pengiriman dokumen beberapa tahun yang lalu, tentunya akan jauh berbeda. Beberapa tahun yang lalu perpustakaan mengirimkan dokumennya dengan menggunakan jasa pos, tapi untuk saat ini dokumen permintaan bisa dikirim lewat jaringan komputer, dengan e-mail. Sedangkan hasil pelacakan petugas perpustakaan akan dapat diterima lewat fax. Layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan- perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang bagus, berupa internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi bagi para pemustaka, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, laman web yang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut.
"


51. Febri Fitria P.

pada : 16 November 2017

"Baca artikel dengan judul The Changing World of Library Reference.
Jawab pertanyaan berikut dalam kolom komentar:
1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
1. Tradisional: Petugas pelayanan referensi yang cakap, dengan syarat seperti bersikap terbuka dan selalu siap memberikan bantuan kepada para pemakai/pengunjung perpustakaan; bersikap ramah dan berkebiasaan tekun, cermat dan telaten;memiliki pengetahuan umum yang cukup luas; merupakan petugas tetap pada Unit Pelayanan Referensi; mengetahui berbagai jenis bahan pustaka yang termasuk dalam kelompok koleksi referensi dan bagaimana pula cara penggunaan masing-masing; mampu memberikan bimbingan/petunjuk praktis kepada para pemakai dalam upaya memilik dan menggunakan koleksi referensi yang dikehendaki sesuai dengan bidang pengetahuan masing-masing dan berbeda sekali dengan era yang sekarang dengan semakin majunya teknologi yang ada saat ini dan semakin canggih.
Modern : Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan setiap individu dapat meakses informasi dengan mudah. Walaupun demikian, banyak informasi yang tersedia menyebakan sebagia masyarakat–dalam hal ini—pemustaka mendapatkan informasi yang tidak sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini dapat dipahami karena informasi yang ada tidak semuanya berkualitas. Oleh karena itu, dibutuhkan keterampilan khusus untuk dapat mengakses informasi dengan tepat. Perpustakaan merupakan salah satu tempat yang tepat untuk mendapatkan informasi yang berkualitas. Di dalam perpustakaan tersedia layanan yang memberikan fasilitas asistensi untuk mengidentifikasi sumber informasi berupa cetakandan elektronik yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan informasi, asistensi, dan instruksi, baik formal maupun informal untuk mengoptimalkan pemanfaatan layanan yang tersedia pada perpustakaan.Perpustakaan pun memberi informasi yang up to date dan faktual setiap saat dibutuhkan seperti layanan referensi

2. Dampak internet terhadap layanan di perpustakaan terutama layanan referensi sangatlah berpengaruh dan besar manfaatnya terhadap pustakawan maupun pemustaka. Karena di jaman yang serba modern dan cepat ini para pustakawan haruslah menjadi sumber pengolah informasi yang tidak kalah canggihnya dengan moderenisasi yang ada. Oleh karena itu seorang pustakawan juga harus mampu mengetahui benar apa saja yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka.Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka.
"


52. Bella Herlyana Malissa

pada : 16 November 2017

"1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan layanan referensi modern memiliki banyak perbedaan. Pustakaawan terdahulu yang berada di layanan referensi tradisional hanya menunggu datangnya pengunjung dan jika pengunjung merasa bingung untuk mencari koleksi yang sedang dicari maka pengunjung mendatangi pustakawan untuk menanyakan keberadaan koleksi tersebut dan barulah pustakawan tersebut melayani pengunjung sehingga pustakawan pasif tidakmelayani secara profesional. Berbeda halnya dengan pustakawan layanan referensi modern, dikarenakan pelayanannya yang sigap dan tanggap saaat adanya pengunjung. Mereka dengan aktif membantu pengunjung menemukan kebutuhan informasi pengunjug dengan profesional.Dikarenakan hal ini sangat berpengaruh dengan image perpustakaan saat ini.
2. Koneksi ialah kunci masa depan layanan referensi, adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Dikarenakan semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepatsehingga pengguna layanan referensi dengan mudah melakukan pencarian dan pengambilan informasi serta kepentingan untuk menemukan informasi yang sedang dicari. Peran ini ialah memulai dengan pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah pandangan pengunjung menjadi tertarik untuk membaca informasi mengenai referensi yang bersumber di perpustakaan
"


53. Lathifa Malia Sarasati

pada : 16 November 2017

"1. pada layanan referensi tradisional kegiatan pokok yang dilakukan masih melayani atau menyajikan koleksi referensi kepada para pemakai atau pengunjung perpustakaan secara berinteraksi, atau mencarikan jawaban referensi yang dibutuhkan oleh pemakai atau pengunjung perpustakaan. Pada layanan referensi modern dimana yang biasanya sudah terdapat katalog digital jadi kita hanya tinggal mengetikkan apa yang kita cari maka nanti akan ada daftar buku referensi yang kita cari sehingga kita tidak perlu repot-repot untuk bertanya pada pustakawan.

2. peran layanan referensi yang terkait dengan internet akan memudahkan pengguna dalam mencari sumber-sumber dan bahan referensi "


54. Aimmatus Sya Diyah

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional: referensi umum (tradisional) adalah di mana pustakawan dsebagai penjaga ruang tsb yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. . Dahulu pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi. Koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik..

Layanan referensi modern: layanan yang menggunakan metode yang berbeda dengan tradisonal seperti pemrograman baru yang inovatif telah menyebabkan peningkatan penggunaan bangunan perpustakaan yang tajam – refrain umum di antara pustakawan dan menyediakan layanan perpustakaan yang inovatif


2. Salah satu bidang di mana pustakawan terasa tidak bullish, bagaimanapun, adalah database gabungan, yang ditunjukkan Kenney di edisi tahun 2015 tidak banyak digunakan di perpustakaannya."Menurut pendapat saya yang tidak terlalu sederhana dan agak bermusuhan, database referensi adalah minyak ular modern untuk perpustakaan masa kini, yang ditawarkan sebagai tonik untuk menyembuhkan sesuatu yang bahkan tidak kita miliki," kata Andy Woodworth, referensi dan pustakawan layanan dewasa di Cherry Hill (NJ) Public Library. "Orang-orang database berkata, 'Anda menyukai pelanggan Anda dan ingin memastikan bahwa mereka memiliki semua sumber daya yang mungkin mereka butuhkan, bukan? Ini memainkan kartu Pustakawan Buruk, ketika kartu Pustakawan yang Burukpun membeli produk yang tidak Anda butuhkan dengan harga yang tidak berkelanjutan. " Sebaiknya tunjukkan bahwa tidak lama berselang, database digital seharusnya menjadi referensi masa depan.

"Kami mengharapkan database online menggantikan materi cetak," kata Audra Caplan, mantan direktur Perpustakaan Umum Harford County (Md.), Dan seorang mantan ketua Asosiasi Perpustakaan Umum. "Saya menghabiskan banyak waktu untuk mengenalkan komunitas ini pada database 'berharga' ini, dan pustakawan kami menghabiskan banyak waktu untuk meyakinkan masyarakat tentang kegunaannya. Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google. adanya layanan referensi digunkana untuk mrmbsntu proses pencarian koleksi kepada pengunjung. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang yang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu.
"


55. Kiki Fatimatuzzahro

pada : 16 November 2017

"1. layanan referensi tradisional yaitu pustakawan hanya akan menunggu orang datang dan mengajukan pertanyaan pada pustakawan, hal tersebut tidak lah relevan karena banyak pengunjung yang terkadang tidak enak hati dengan bertanya kepada pustakawan . layanan referensi modern yaitu pustakawan referensi tidak perlu menunggu pengunjung untuk menanyakan dan mendatangi mereka, pustakawan harus mampu unjuk gigi kepada pengunjung, dengan melakukan hall seperti membantu pengunjung walaupun pengunjung belum membutuhkn, hanya sekedar bertanya apa yang bisa pustakawan bantu.

2. orang semakin didorong oleh kebutuhan akan hubungan sosial dengan orang lain, dan tidak hanya informasi perpustakaan yang dapat disediakan. akan tetapi buku masih menjadi cara penting bagi perpustakaan untuk menghubungkan pelanggan dengan informasi yang baik. "


56. Amelia Widjayanti

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
a. Layanan referensi tradisional:
• Pustakawan hanya menunggu pengguna datang dan mengajukan pertanyaan
• Pustakawan pasif terhadap pengguna perpustakaan
• Banyaknya meja referensi yang menonjol

b. Layanan referensi modern:
• Pustakawan harus berusaha keras, berdiri di depan rak dan menghampiri pengguna serta menanyakan apa saja kebutuhan pengguna yang akan dicari
• Pustakawan tidak pasif, misalnya berusaha sampai memecahkan permasalahan pengguna
• Seharusnya yang menonjol adalah ruang belajar dan berkolaborasi dan pustakawan duduk sebagai penjaga gerbang

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
• Membantu orang berhubungan dengan sesuatu
• Membantu kebutuhan akan hubungan sosial dengan orang lain. Misalnya pada komunitas mereka, tidak hanya informasi tentang perpustakaan yang dapat disediakan
• Pustakawan mampu merekomendasikan buku yang berhubungan dengan topik pengguna
• Datasabe online atau digital menggantikan materi cetak sehingga pengguna dengan mudah mengaksesnya
• Seharusnya ada layanan referensi baru yang menggabungkan pustakawan dengan pengguna lewat online tanpa mengetahui identitas pustakawan yang ingin di publish


"


57. Dinda Octavia

pada : 16 November 2017

"Dinda Octavia (151611313058)

1. Layanan referensi tradisional
-layanan referensi tradisional masih terlalu pasif, seharusnya layanan referensi tidak pasif seperti sumber referensi lama yang berdiri di rak dan menunggu penggunjung mengambilnya.
-Pustakawan layanan referensi tradisional cenderung menunggu pengunjung bertanya terlebih dahulu, tetapi tidak menanyakan atau menawarkan langsung kepada pengunjung
-Pustakawan layanan referensi tradisional lebih sering menanyakan pertanyaan, 'apa yang Anda cari?” Atau bahkan 'bagaimana saya bisa membantu Anda
-Pustakawan dalam layanan referensi tradisional terlalu jurnalistik dan tidak mencoba sesuatu yang berbeda dalam proses pelayanan.

Layanan referensi modern
-Layanan referensi modern lebih aktif dibanding dengan pustakawan tradisonal. Memang sudah seharusnya pustakawan layanan referensi bisa aktif agar dapat mengetahui apa saja ---kebutuhan para pengunjung/pengguna perpustakaan
-Pustakawan layanan referensi modern cenderung untuk menanyakan terlebih dahulu kepada para pengunjung perpustakaan dan memberikan informasi serta menawarkan kepada pengunjung daripada hanya menunggu seseorang bertanya.
-Pustakawan layanan referensi modern lebih sering menanyakan pertanyaan tentang “masalah apa yang ingin anda selesaikan?” dan langsung membantu pengunjung untuk mencari apa yang dibutuhkan pengunjung.
-Pustakawan dalam layanan referensi sekarang tidak hanya membantu, membimbing, memberi nasihat tetapi sekarang pustakwan dapat membuat suatu produk yang dapat membantu para pengguna perpustakaan mencari sumber informasi menjadi lebih cepat dan mencoba sesuatu yang berbeda dalam prses pelayanan.


2. Menghubungka/koneksi adalah kunci untuk belajar, dan melakukan, dan itu adalah kesempatan untuk referensi dan pustakawan. layanan referensi harus dapat membuat suatu produk yang dapat digunakan para pengguna perpustakaan untuk membantu pencarian sumber infomasi menjadi lebih mudah, efektifdan cepat, sehinggan para pengguna perpustakaan dan sumber informasi dapat terhubung dengan baik.
Layanan referensi juga harus mencari tahu apa yang benar-benar diinginkan dan dibutuhkan oleh para pengguna perpustakaan.
"


58. Amelia Widjayanti

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
a. Layanan referensi tradisional:
• Pustakawan hanya menunggu pengguna datang dan mengajukan pertanyaan
• Pustakawan pasif terhadap pengguna perpustakaan
• Banyaknya meja referensi yang menonjol

b. Layanan referensi modern:
• Pustakawan harus berusaha keras, berdiri di depan rak dan menghampiri pengguna serta menanyakan apa saja kebutuhan pengguna yang akan dicari
• Pustakawan tidak pasif, misalnya berusaha sampai memecahkan permasalahan pengguna
• Seharusnya yang menonjol adalah ruang belajar dan berkolaborasi dan pustakawan duduk sebagai penjaga gerbang

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
• Membantu orang berhubungan dengan sesuatu
• Membantu kebutuhan akan hubungan sosial dengan orang lain. Misalnya pada komunitas mereka, tidak hanya informasi tentang perpustakaan yang dapat disediakan
• Pustakawan mampu merekomendasikan buku yang berhubungan dengan topik pengguna
• Datasabe online atau digital menggantikan materi cetak sehingga pengguna dengan mudah mengaksesnya
• Seharusnya ada layanan referensi baru yang menggabungkan pustakawan dengan pengguna lewat online tanpa mengetahui identitas pustakawan yang ingin di publish


"


59. Dinda Ardyanti Putri

pada : 16 November 2017

"1. layanan referensi tradisional: Dari segi pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya dan. koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar.

Layanan referensi modern: pustakawan akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dan menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik-baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini. layanan yang menggunakan metode yang berbeda dengan tradisonal seperti pemprograman baru yang inovatif.


2. Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi, koneksi adalah kunci masa depan referensi. Yang dimaksudkan disini adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat para pengguna jadi lebih mudah melakukan pencarian dan pengambilan informasi karena kecerdasan buatan yang diciptakan oleh canggihnya teknologi mendorong para pengguna untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu.

"


60. Lila Dwi Anjarwati

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern ?
Layanan referensi tradisional yaitu layanan yang belum adanya interaksi dengan teknologi. koleksi yang belum diolah dan dikatalog dan semua koleksi adalah berbentuk koleksi buku. Koleksi hanya ditata di rak tanpa menggunakan tata aturan pengelolaan perpustakaan yang baku Dan disini biasanya pustakawan menganggur sebagai penjaga ruang tersebut yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Koleksi layanan refernsi mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar. Dan pada saat berkembangnya teknologi para pustakawan dimasa sekarang ini ingin menggantikan layanan referensi tradisional yang semula dalam bentuk text book untuk di ubah ke dalam bentuk virtual.
Layanan referensi modern yaitu sebagai dampak kemajuan teknologi komputer dan telekomunikasi akan berpengaruh pada sistem layanan, perilaku pengguna, sumber-sumber referensi, dan infrastuktur perpustakaan. Melalui layanan referensi ini, perpustakaan dituntut untuk menggali, menelusur keberadaan informasi dari mana saja, menyuguhkan dalam format cetak atau non cetak sesuai dengan permintaan pengguna. Format yang diminta juga dapat berkisar dalam bentuk data bibliografi, catatan hingga ringkasan, laporan, ulasan maupun tabulasi. Akan tetapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google. Sehingga kedepannya layanan referensi modern bisa berkembang dengan pesat sesuai dengan teknologi informasi zaman sekarang.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Peran layanan referensi yakni layanan alternatif perpustakaan yang dapat membantu kebutuhan informasi pengguna diera online. Sedangkan ruang lingkup pekerjaan layanan referensi mencakup transaksi referensi dan kegiatan lain yang melibatkan penciptaan dan pengelolaan sumber daya informasi meliputi pengembangan dan pemeliharaan koleksi referensi, system temu kembali informasi, database, website,mesin pencari, dan lain-lain, agar dapat dimanfaatkan secara mandiri oleh pemustaka untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, laman webyang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll. Ada banyak cara pemanfaatan internet dan koneksi dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut


"


61. Dhea Ayu Fitriani

pada : 16 November 2017

"1. Dari segi pustakawan, baik referensi tradisional maupun modern sangat jauh berbeda. Dahulu pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya. Berbeda dengan pustakawan layanan referensi modern, mereka akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dalam menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik-baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini.

2. Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi. koneksi merupakan kunci masa depan referensi. Yang dimaksudkan disini adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat, para pengguna jadi lebih mudah melakukan pencarian dan pengambilan informasi serta kepentingan untuk menemukan sesuatu dengan lebih menuntun karena kecerdasan buatan yang diciptakan oleh canggihnya teknologi mendorong para pengguna untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang yang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu."


62. Rena Tamfia

pada : 16 November 2017

"1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern adalah terletak pada banyak hal. Menurut pendapat dari para ahli dibidang perpustakaan mereka ingin memperbarui layanan referensi yang terkesan seperti monoton karena layanan referensi dapat ditemui di perpustakaan saja serta hanya berbentuk buku. Mereka ingin membuat suatu database untuk layanan referensi yang salah satu tujuannya adalah untuk tetap mengikuti perubahan zaman yang semakin berkembang ini. Dari segi pustakawan referensi mereka juga jauh berbeda.

Layanan referensi tradisional: Dahulu pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya dan. koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar.

Layanan referensi modern: pustakawan akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dan menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik-baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini. layanan yang menggunakan metode yang berbeda dengan tradisonal seperti pemprograman baru yang inovatif.

2. Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi, koneksi adalah kunci masa depan referensi. Yang dimaksudkan adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat para pengguna jadi lebih mudah melakukan pencarian dan mendapatkan informasi lebih luas. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. ."Menurut pendapat saya yang tidak terlalu sederhana dan agak bermusuhan, database referensi adalah minyak ular modern untuk perpustakaan masa kini, yang ditawarkan sebagai tonik untuk menyembuhkan sesuatu yang bahkan tidak kita miliki," kata Andy Woodworth, referensi dan pustakawan layanan dewasa di Cherry Hill (NJ) Public Library. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu."


63. Ainur Lailil Fitri

pada : 16 November 2017

"1. - Layanan referensi tradisional. Pustakawan pasif, menunggu user bertanya kepada pustakawan terlebih dahulu jika mengalami kesulitan terhadap bahan referensi.
- Layanan referensi modern. Pustakawan aktif membantu user, terbukti dari Andrew Pace, executive director of WorldShare community development at OCLC yang setuju dengan pendapat yang mengatakan “Reference librarians should not be as passive as those old reference resources that stood on the shelves, waiting to spill their treasures,” but ‘what problem are you trying to solve?’ ”. Dari kalimat tersebut Pustakawan mengatakan bahwa pertanyaan “masalah apa yang ingin Anda selesaikan?” adalah inti dari misi referensi pada hari itu.

2. Layanan referensi membantu user dan pustakawan saling terhubung secara langsung saat user sedang membutuhkan dan kesulitan akan bahan referensi, dengan adanya bahan pustaka referensi menjadi cara bagi perpustakaan untuk menghubungkan user dengan informasi yang baik, database online atau digital menggantikan materi cetak sehingga pengguna dengan mudah mengaksesnya dan berharap database digital menjadi referensi masa depan.
"


64. Sani Badrul Lutfiyah

pada : 16 November 2017

"
1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Layanan referensi tradisional dan modern memiliki banyak perbedaan. Contohnya seperti menurut para ahli dibidang perpustakaan mengatakan bahwa mereka ingin memperbaiki system perpustakaan dengan lebih baik lagi khususnya dibidang layanan referensi. contohnya dengan mengikuti perkembangan layanan referensi dapat dibuat versi online seperti layanan lainnya yang ada di perpustakaan. Perbedaan lainnya terletak pada saat pustakawan melayani pemustaka, pustakawan layanan referensi modern akan lebih tanggap dan sigap daripada pustakawan tradisional yang hanya menunggu user datang pada pustakawan untuk menanyakan buku apa yang akan dicari. Perbedaan atau perkembangan yang terjadi pada system perpustakaan merupakan perkembangan yang bagus khususnya dibagian layanan referensi.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Peran layanan referensi terkait dengan koneksi/conection adalah kunci masa depan referensi, terutama dalam bidang perpustakaan. Dengan adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan layanan referensi modern dibantu dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat para pengguna dimudahkan untuk mengakses segala layanan yang ada di perpustakaan. Disini mereka(pustakawan) juga dapat mengakses database sebuah buku untuk direvesi kembali (apabila diperlukan), dengan begitu banyak user yang tertarik pada buku tersebut. Dengan pertimbangan yang ada para pustakawan mengatakan bahwa layanan referensi sudah mumpuni di zaman serba teknologi ini.

"


65. Bella Safira Salim

pada : 16 November 2017

"1)
-Layanan referensi tradisional : layanan referensi ialah salah satu layanan yang ada di suatu perpustakaan, layanan referensi tradisional masih cenderung memiliki pustakawan yang tergolong pasif, seperti misalnya ada pemustaka yang sedang membutuhkan informasi, lalu ketika pemustaka bertanya kepada pustakawan tersebut, pustakawan tersebut hanya menjawab dibangkunya saja, tanpa harus menunjukkan langsung dimana letak-letak sumber informasi yang sedang dibutuhkan oleh pemustaka. Dan juga pustakawan yang menjaga di layanan referensi tradisional tersebut hanya bisa menunggu dibelakang meja untuk menunggu para pemustaka yang bertanya.

-Layanan referensi Modern : sedangkan layanan referensi modern sudah memiliki pustakawan yang aktif dan inovatif, karena pustakawan tersebut memiliki empaty yang diberikan untuk para pemustaka yang sedang mencari kebutuhan informasi, seperti misalnya tanggap untuk bertanya kebutuhan apa saja yang sedang dicari pemustaka dan
mampu menunjukkan langsung dimana letak sumber informasi yang sedang dibutuhkan di rak-rak buku.

2) dengan membuat suatu produk yang memudahkan para pemustaka untuk mencari kebutuhan informasinya."


66. Rizza Amalia

pada : 16 November 2017

"Rizza Amalia (151611313057)



1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern yaitu:
• Layanan referensi tradisional
- Pustakawan referensi masih pasif, hanya melayani apabila ada pemustaka yang membutuhkan bahan pustaka yang dicari saja
- Pustakawan hanya menunjukkan bahan pustaka yang dibutuhkan, tidak lebih
- Hubungan pustakawan dan pemustaka hanya sebatas pada mencarikan bahan referensi
- Tujuan pengunjung yakni menemukan sesuatu sesuai target, yakni bahan pustaka
- Pencarian bahan pustaka dilakukan secara manual saja
- Jika pemustaka membutuhkan informasi harus datang langsung ke perpustakaan
- Pengguna menunggu selama berminggu-minggu atau bulan untuk perpustakaan membeli buku atau jurnal

• Layanan referensi modern
- Adanya aksi yang dilakukan pustakawan dalam memecahkan kebutuhan informasi pada masyarakat
- Pustakawan lebih mengamati dan peduli pada pemustaka dalam hal saran pembaca, apa yang dibutuhkan pemustaka, permasalahan apa yang dialami oleh pemustaka dan masalah apa yang ingin diselesaikan.
- Banyaknya informasi yang tersedia secara online, bahkan sering kali gratis dan mudah diakses melalui perangkat seperti handpone
- Pemustaka hampir tidak perlu ke meja referensi untuk menanyakan pertanyaan mereka
- Adanya kecanggihan informasi bukan ancaman terhadap layanan referensi, melainkan sebuah peluang
- Adanya database digital
- Menemukan informasi menjadi lebih mudah
- Adanya hubungan antara pustakawan dan pemustaka yang melebihi dalam hal pencarian bahan pustaka, seperti bantuan pribadi untuk belajar melakukan suatu hal
- Pemustaka lebih tertarik untuk melakukan segala sesuatu darupada enemukan sesuatu sesuai target
- Perubahan dalam melayani pemustaka dengan sisi keterampilan komunikasi dan psikologi menjadikan sisi pustakawan menjadi murah hati
- Adanya tantangan pada kemajuan teknologi yakni tantanga pada budaya yang ada



2. Peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Memasuki era informasi, layanan referensi memainkan peranan yang penting sebagai penunjuk jalan atau mediator antara pengguna dan sumber informasi. Tujuan utama perpustakaan sebagai sarana yang memberikan dan menyediakan informasi. Melalui layanan referensi ini, perpustakaan dituntut untuk menggali, menelusur keberadaan informasi dari mana saja, menyuguhkan dalam format cetak atau non cetak sesuai dengan permintaan pengguna. Format yang diminta juga dapat berkisar dalam bentuk data bibliografi, catatan hingga ringkasan, dan laporan.
Dalam melayani kebutuhan pengguna yang heterogen dari segi kesadaran akan informasi, kebutuhan, maupun tingkat pengertian, perpustakaan diharapkan pula untuk dapat memberikan jasa referensi yang beraneka ragam, sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing. Layanan yang diberikan dapat bervariasi dari sekedar menjawab pertanyaan, mengarahkan ke sumber lain, menuntun cara menggunakan perpustakaan, menelusur informasi bagi kepentingan pengguna baik atas permintaan ataupun inisiatif perpustakaan serta mengadakan kegiatan-kegiatan promosi untuk tujuan penjangkauan masyarakat pengguna yang lebih luas. Di dukung oleh seluruh fasilitas, hubungan dengan pihak-pihak lain yang berkaitan serta seluruh koleksi perpustakaan, jenis-jenis layanan referensi diatas dapat dilaksanakan secara menyeluruh.
Berkembangnya dunia teknologi dan komunikasi menjadikan layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang prima, internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, cakupan informasi yang sangat luas itulah yang harus diwaspadai pustakawan untuk mencarikan sumber informasi yang relevan bagi pemustaka internet bisa digunakan untuk menyambungkan pengunjung ke sistem katalog online perpustaakan tersebut atau bisa juga mengunjungi laman-laman yang berisi informasi yang relevan, seperti contohnya portal jurnal atau e-journal, laman web yang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll.
Dampak internet terhadap layanan di perpustakaan terutama layanan referensi sangatlah berpengaruh dan besar manfaatnya terhadap pustakawan maupun pemustaka. Karena di jaman yang serba modern dan cepat ini para pustakawan haruslah menjadi sumber pengolah informasi yang tidak kalah canggihnya dengan moderenisasi yang ada. Oleh karena itu seorang pustakawan juga harus mampu mengetahui benar apa saja yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka."


67. Damayanti Putri Gyodia

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?

Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern adalah terletak pada banyak hal. Menurut pendapat dari para ahli dibidang perpustakaan mereka ingin memperbarui layanan referensi yang terkesan seperti monoton karena layanan referensi dapat ditemui di perpustakaan saja serta hanya berbentuk buku. Mereka ingin membuat suatu database untuk tetap mengikuti perubahan zaman yang semakin berkembang ini. Karena mereka rasa para pengguna lebih sering memanfaatkan telepon genggam mereka daripada datang langsung ke perpustakaan untuk mencari informasi secara langsung. Dari segi pustakawan referensi mereka juga jauh berbeda. Dahulu pustakawan dilayanan referensi traditional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya. Berbeda halnya dengan pustakwan layanan referensi modern, mereka akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dan menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik - baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi atau connection?

Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi atau connetcion menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi, koneksi adalah kunci masa depan referensi yang dimaksudkan disini adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi traditional dan modern. karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat para pengguna jadi lebih mudah mencari pencarian dan pengambilan informasi serta kepentingan untuk menambahkan sesuatu disana lebih menuntun karena kecerdasan buatan yang diciptakan oleh canggihnya teknologi mendorong para pengguna untuk mendapatakan informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang - orang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu."


68. Nur Fitri Febriani

pada : 16 November 2017

" 1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern sangat berbeda dibeberapa hal. Para ahli perpustakaan mereka ingin memperbarui layanan referensi yang memiliki kesan monoton karena layanan referensi hanya berbentuk buku yang mana mereka ingin memngubah menjadi digital dengan cara membuat database untuk layanan referansi tersebut. Tujuannya untuk tetap mengikuti perkembangan diera globalisasi saat ini. Karena para pengguna lebih melulu menggunakan gadget untuk memenuhi informasi yang mereka butuhkan, tanpa langsung mengunjungi perpustakaan. Dilihat dari segi pustakawan referensi juga sangat berbeda. Dulunya pustakawan di layanan referensi tradisional hannya saja menunggu kedatangan pengunjung , danpustakawan hanya saja melayani pengunjung apabila mereka mengalami kebigungan. Namun, di layanan referensi modern, respon pustakawan sangat cepat dan tanggap akan kedatangan pengunjung ke layanan referensi. Dengan pengetahuan yang dimiliki pustakawan smembantu pengunjung dengan sangat baik untuk memenuhi kebutuhan informs si pengunjung tersebut. Dan membuat layanan refrensi semakin berkembang dengan bagus.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Peran layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli perpustakaan yaitu kunci masa depan referensi. Maksudnya adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Dengan seiring berkembangnya zaman pengguna lebih mudah untuk mencari dan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Yangmana semakin canggih teknologi mendorong mereka untuk segera memenuh kebutuhan informasi mereka dengan cepat. Maka dari itu, Layanan refrensi saat ini dituntut untuk lebih menarik agar penunjung lebih tertarik berkunjung ke layanan refrensi. Salah satunya dengan pembuatan database yang berisi tentang referensi yang dapat mindet pengunjung lebih memilih keperpustakaan untuk mencari kebutuhan informasi mereka daripada mencari digadget mereka, yang pada dasarnya informasi yang diada diperpustakaan lebih relevan. Akan tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa layanan referensi perpustakaan saat ini dirasa sangat baik dan ahli perpustakaan itu rasa dengan layanan referensi yang seperti ini sudah lebih dari cukup, karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu dan mampu memenuhi kebutuhan informasi pengunjung.
"


69. Vira Devi Aryanti

pada : 16 November 2017

"1. Layanan referensi tradisional adalah layanan referensi yang umumnya saat ini dapat kita temui. Pustakawan referensi yang berada di balik meja serta menunggu calon klien-nya datang mencarinya untuk memanfaatkan jasanya adalah hal lumrah yang kita lihat dari layanan referensi tradisional. Sementara dalam layanan referensi modern, pustakawan referensi tidak hanya terlibat secara pasif. Pustakawan referensi tidak hanya bertanya “apa yang sedang kalian cari?” tetapi langsung pada poin “masalah apa yang sedang kalian coba pecahkan?”. Sehingga peran pustakawan referensi modern lebih kompleks daripada hanya sekedar mencarikan suatu sumber informasi.
2. Peran layanan referensi yang terkait dengan atau menggunakan connection adalah sebuah kunci masa depan layanan referensi. Perkembangan teknologi memberikan banyak keuntungan contohnya efisiensi dan keefektifan dalam pencarian dan pengambilan informasi. Lalu bagaimana dengan pustakawan? Pustakawan-lah yang akan menyediakan portal / database layanan referensi untuk menarik minat para pemustaka. "


70. yunita widiya sari

pada : 16 November 2017

"1. Layanan Referensi Modern :
Pada era informasi saat ini dimana koleksi layanan referensi tidak hanya bersifat text book ataupun koleksi tercetak. Untuk peningkatan layanan yang lebih baik dan akses terhadap sumber informasi yang lebih cepat serta akurat, di layanan referensi juga menyediakan jenis koleksi yang bersifat digital atau elektronik seperti VCD, DVD, Video, dsb. Pustakawan referensi pada abad informasi adalah pustakawan yang tidak lagi pasif menunggu pemustaka melainkan pustakawan yang proaktif dalam mendatangkan pemustaka untuk memanfaatkan layanan ini. Pustakawan referensi sekarang juga terus meningkatkan pelayanan menjadi semakin baik seperti ketika pengguna yang terlihat kebingungan pustakawan memberikan petunjuk dan pengajaran kepada pemustaka untuk dapat menemukan letak informasi yang dibutuhkan secara mandiri atau membantu pemustaka untuk memilih dan menggunakan alat-alat bantu (reference tools) yang ada seperti menggunakan koleksi referensi, menggunakan katalog, menggunakan database online, internet. Melakukan kebiasaan salam sapa kemudian bertanya kebutuhan pengguna dan menjawab pertanyaan-pertanyaan pengguna sesuai kebutuhan informasi mereka, mulai dari informasi yang sangat sederhana sampai dengan informasi yang sangat kompleks.

Layanan Referensi Tradisional :
Berdasarkan sumber bacaan yang saya temukan, layanan referensi tradisional sangat jarang sekali dimanfaatkan oleh pemustaka dan cenderung sepi pengunjung karena dianggap kurang menarik melihat pada sisi ‘branding name’ dari layanan referensi itu sendiri. Dan juga koleksi yang ada di layanan referensi tradisional hanya terdapat buku-buku umum diantaranya Kamus, Ensiklopedi, Buku Pegangan (handbook), Almanak, Laporan Penelitian Ilmiah, Directory, Katalog Induk, Sumber Biografi, Sumer Geografi, Index dan Abstrak, Buku Tahunan yang terkadang tidak semua pengguna suka membaca buku.

2. Bagaimana Peran Layanan Referensi Untuk Terkait Dengan Koneksi / Connection :
pelayanan referensi merupakan bantuan yang diberikan kepada pemustaka secara perorangan ketika dia mencari informasi. Bantuan ini dilakukan oleh pustakawan terlatih khusus untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka, baik secara langsung bertatap muka, melalui telepon, maupun secara elektronik. Layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang prima, internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, cakupan informasi yang sangat luas itulah yang harus diwaspadai pustakawan untuk mencarikan sumber informasi yang relevan bagi pemustaka internet bisa digunakan untuk menyambungkan pengunjung ke sistem katalog online perpustaakan tersebut. Ada banyak cara pemanfaatan internet dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macam media social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online Public Access Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut.
"


71. ghozi robbani

pada : 16 November 2017

"1. Layanan Referensi Digital berusaha untuk meningkatkan
kemampuan pengguna untuk menemukan informasi yang
dibutuhkan melalui karya pustakawan referensi memberikan
layanan baik langsung dan tidak langsung. Layanan referensi virtual adalah layanan referensi perpustakaan
yang dilakukan secara online, dimana transaksi referensinya adalah
komunikasi melalui teknologi komputer dalam beberapa cara.
Apakah itu email, chatting atau sistem routing otomatis

2. Suatu kegiatan pelayanan untuk membantu para pemakai pengunjung perpustakaan menemukan informasi dengan cara : menerima pertanyaan-pertanyaan dari para pemakai/pengunjung perpustakaan dan kemudian menjawab dengan menggunakan koleksi referensi,memberi bimbingan untuk menemukan koleksi referensi dan mencari informasi yang dibutuhkan,memberi bimbingan kepada para pemakai tentang penggunaan bahan pustaka koleksi referensi."


72. Putri puspita laras

pada : 16 November 2017

"Jawaban saya :
http://putri-puspita-laras-vokasi16.web.unair.ac.id/artikel_detail-213437-Tugas%20referensi-Tugas%20Referensi.html"


73. trianto h s

pada : 16 November 2017

"layanan referensi tradisional biasanya bersifat pasif contohnya pustakawan referensi hanya duduk diam menunggu pertanyaan dari pengunjung
layanan referensi modern mengharuskan pustakawan referensi bersikap aktif dalam membantu pengunjung perpustakawanan seperti menawarkan sebuah kelas atau bantuan pribadi untuk belajar

singaktnya koneksi adalah hubungan yang dapat memudahkan atau melancarkan segala urusan dan kegiatan, dalam sebuah proses pembelajaran terkadang ada hambatan dalam memperoleh suatu informasi atau pun memilah informasi yang benar untuk menghilangkan hambatan tersebut layanan referensi dapat memberikan informasi yang balid dan akurat"


74. Mia Pratama

pada : 16 November 2017

"1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern :
Layanan referensi tradisional : pustakawan bersifat pasif, dimana pustakawan referensi hanya menunggu pengguna bertanya atau memerlukan bantuannya. Pengguna menjadi ketergantungan terhadap pustakawan atau pengguna tidak mandiri dalam penemuan informasi. Informasi terbatas dan hanya sebatas koleksi buku.
Layanan referensi modern : pustakawan lebih inovativ dengan mengembangkan layanan baru yang penting dunia yang terus menerus mengalami perubahan. Pengguna lebih mandiri, banyak informasi yang tersedia dalam bentuk online dan sangat mudah diakses melalui perangkat canggih yang saat ini mudah untuk di bawa. Informasi yang dapat lebih variatif.
2. Peran layanan referensi terkait dengan koneksi : beberapa pustakawan mengatakan bahwa koneksi adalah masa depan referensi. Esensinya referensi bisa membantu orang berhubungan dengan sesuatu. Banyak orang yang di dorong oleh kebutuhan untuk berhubungan sosial baik individu maupun komunitas. Disini perpustakaan tidak hanya menyediakan informasi. Perpustakaan membantu pengguna sebaik mungkin untuk menemukan apapun yang dicari, sehingga mereka akan mulai kembali lagi ke perpustakaan. Dalam sebuah misi, perpustakaan menjadikan buku untuk menghubungkan pelanggan dengan informasi yang baik. "


75. Putri puspita laras

pada : 16 November 2017

"Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Layanan referensi tradisional masih menggunakan peralatan yang sederhana dan manual. Belum ada Teknologi Informasi yang membantu para pemustaka untuk menelusuri sumber-sumber informasi.
Sedangkan layanan referensi modern lebih mengembangkan pemanfaatan TI dan hasil-hasil penelitian dapat dilihat dari tersedianya akses untuk menelusuri bahan pustaka dengan menggunakan opac, dan juga layanan referensi modern telah menyediakan berbagai koleksi referensi dalam bentuk digital, misalnya saja ada almanak online, book year online, direktori online, dan yang lainnya.

Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Dijaman yang modern ini, koneksi internet menjadi andalan dalam TI. Setiap orang selalu menggunakan internet dalam kehidupannya. Maka dari itu, perpustakaan harus ditintit untuk selalu mengembangkan TI mereka. Di dalam layanan referensi, koneksi internet memiliki peran yang cukup besar bagi pemustaka untuk bisa menelusur sumber-sumber informasi yang mereka butuhkan. Pemustaka bisa menggunakan OPAC (open access cataloging) dengn menggunakan koneksi internet, ini sangat membantu pemustaka melakukan pencarian dengam lebih singkat, pustakawan juga bisa mencarikan Sumber bahan pustala sesuai dengan kebutuhan pemustaka.

Meskipun dengan adanya koneksi internet, tetapi peran pustakawan dan juga layanan referensi masih sangat penting, dikarenakan Sumber-sumber informasi yang terdapat di perpustakaan khususnya pada layanan referensi itu sudah akurat dan peran pustakawan disini adalah untuk membantu para pemustaka menemukan informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. "


76. muhammad tamia wicak

pada : 16 November 2017

"http://muhammad-tamia-wicak-vokasi16.web.unair.ac.id/artikel_detail-213438-tugas%20referensi-Perpustakaan%20Dunia%20yang%20Berubah.html"


77. Marhendyah R P

pada : 16 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?

Layanan referensi tradisional: Referensi umum (tradisional) di antara pustakawan yang kami dengar Semakin banyak meja referensi yang menonjol di masa lalu, di mana pustakawan pernah duduk sebagai penjaga ruang tsb yang digunakan untuk belajar dan di tempat layanan referensi tradisional disediakan ruang baca. Di setiap aula ada meja referensi, dikelola oleh pustakawan referensi. Koleksi di sini mencakup buku referensi umum seperti ensiklopedi, kamus, biografi, bibliografi, abstrak, dan tabel tematik dan daftar. Akan tetapi dimasa sekarang pengguna cenderung ingin membantu melakukan sesuatu, daripada menemukan sesuatu. Dan para pustakawan sekarang ingin menggantikan layanan referensi tradisional yang semula dalam bentuk teks buku, dsb untuk di ubah ke dalam bentuk virtual.
Layanan referensi modern: Metode yang digunakan berbeda dengan yang tradisional sebab alih-alih seseorang masuk dan ingin belajar bagaimana melakukan sesuatu dan pustakawan menunjuk mereka ke sebuah buku, sekarang kami menawarkan sebuah kelas, atau bantuan pribadi untuk belajar. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. database online menggantikan materi cetak, Tapi sebenarnya, dengan beberapa pengecualian seperti database silsilah dan alat bantu pembaca, database terlalu sulit dinavigasi, dan masyarakat sama senangnya dengan Wikipedia dan Google. Sehingga kedepannya layanan referensi modern bisa berkembang dengan pesat sesuai dengan teknologi informasi zaman sekarang.

2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?

Layanan referensi disediakan oleh perpustakaan ialah salah satunya untuk membantu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan para pemustaka ,menurut Cassel layanan referensi adalah kegiatan membantu pemustaka dalam mengidentifikasi sumber informasi untuk memecahkan masalah dalam tugas, penelitian dsb. Serta membimbing dan memenuhi kebutuhan secara mandiri. Layanan referensi yang diberikan pustakawan terutama di perpustakaan- perpustakaan perguruan tinggi haruslah layanan yang prima, berupa internet sangat membantu pustakawan referensi dalam pencarian informasi, internet seperti yang kita ketahui bahwa memiliki informasi yang sangat banyak dan luas, laman webyang terpercaya dengan alamat .edu, .org, .dev, dll. Ada banyak cara pemanfaatan internet dan koneksi dalam melakukan layanan refensi informasi. Seperti digital reference, yang bisa memanfaatkan berbagai macammedia social, online message, e-mail, pencarian melalui OPAC (Online PublicAccess Cataloging), atau membuka portal-portal jurnal yang telah dilanggan oleh perpustakaan tersebut. Dan, karena teknologi terus mempermudah pencarian dan pengambilan informasi, kepentingan yang dirasakan untuk menemukan sesuatu cenderung menurun, terutama karena algoritme dan kecerdasan buatan semakin mendorong orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

"


78. Moch. Jafar Sodiq

pada : 17 November 2017

"1. Bagaimana perbedaan layanan referensi tradisional dan modern?
Perbedaan layanan referensi tradisional dan modern adalah terletak pada banyak hal. Menurut pendapat dari para ahli dibidang perpustakaan mereka ingin memperbarui layanan referensi yang terkesan seperti monoton karena layanan referensi dapat ditemui di perpustakaan saja serta hanya berbentuk buku. Mereka ingin membuat suatu database untuk layanan referensi yang salah satu tujuannya adalah untuk tetap mengikuti perubahan zaman yang semakin berkembang ini. Karena mereka rasa para pengguna lebih sering memanfaatkan telepon genggam mereka daripada datang langsung ke perpustakan untuk mencari informasi secara langsung. Dari segi pustakawan referensi mereka juga jauh berbeda. Dahulu pustakawan di layanan referensi tradisional hanya menunggu pengunjung datang dan apabila pengunjung tersebut merasa kebingungan ia akan mendatangi pustakawan tersebut dan barulah pustakawan tersebut akan melayani pengunjungnya. Berbeda hal nya dengan pustakawan layanan referensi modern, mereka akan dengan sigap dan tanggap saat ada pengunjung yang datang dalam ruangan referensi tersebut. Mereka akan membantu pengunjung dengan cepat dan menemukan kebutuhan informasi pengunjung dengan sebaik-baiknya. Saat melayani para pengunjung mereka menerapkan berbagai macam ilmu pada layanan referensi yang telah mereka miliki. Dan ini merupakan perkembangan yang bagus bagi layanan referensi pada saat ini.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Peran dari layanan referensi terkait dengan koneksi/connection menurut para ahli dibidang perpustakaan terutama layanan referensi, koneksi adalah kunci masa depan referensi. Yang dimaksudkan disini adalah adanya kesinambungan antara layanan referensi tradisional dan modern. Karena semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat para pengguna jadi lebih mudah melakukan pencarian dan pengambilan informasi serta kepentingan untuk menemukan sesuatu disara lebih menuntun karena kecerdasan buatan yang diciptakan oleh canggihnya teknologi mendorong para pengguna untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih mudah. Peran mereka disini adalah mereka akan memulai pembuatan database yang akan berisi tentang referensi yang dapat mengubah orang-orang yang menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi tentang referensi yang bersumber langsung pada perpustakaan. Tetapi ini masih menjadi perdebatan bagi para pustakawan karena salah satu ahli perpustakaan juga mengatakan bahwa saat ini layanan referensi perpustakaan juga sudah sangat baik dan ia rasa dengan layanan yang seperti ini sudah lebih dari cukup karena masih bisa berhubungan dengan sesuatu."


79. Tri Reza Pahlevi

pada : 17 November 2017

"Nama: Tri Reza Pahlevi
NIM: 151611313047

Jawaban:
1. Layanan Referensi tradisional cenderung bersifat lebih pasif dibandingkan dengna Layanan Referensi modern. Kepasifan tersebut dapat diindikasikan dari bahan pustaka yang diletakan sebatas pad arak buku. Disisi lain Layanan Referensi modern cenderung bersifat aktif dengan adanya inovasi teknologi baru yang membuat masyarakat memiliki keinginan lebih besar untuk mencari referensi tersebut. Aspek modernitas tersebut dapat dilihat dengan semakin maraknya ruang belajar untuk kolaborasi yang lebih nyaman.

2. Membangun sebuah koneksi diantara pustakawan dan pengguna adalah kunci Layanan Referensi dimasa depan. Seperti yang kita ketahui sejak dulu yang dilakukan orang keperpustakaan adalah mencari informasi yang mereka butuhkan. Sebab itu mereka menghampiri seorang pustakawan, tetapi yang dilakukan oleh pustakawan saat ini hanyalah sebatas mencarikan bahan pustaka apa yang dibutuhkan tidak memberikan informasi terkait hal yang diinginkan pengguna. Sebab itulah seorang pustakawan dimasa sekarang wajib melakukan hal yang lebih untuk dapat mengolah sebuah perpustakaan. Jika pengguna hanya mendapatkan informasi dari bahan pustaka yang diberikan seorang pustakawan maka informasi itu tidak akan pernah berkembang. Seoang pustakawan harus memiliki wawasan yang luas terkait isi bahan pustaka secara umumnya yang ada diperpustakaan. Dengan begitu maka pustakawan dapat jauh lebih maksimal memahami kebutuhan pengguna. Dengan menerapkan 4 aspek yaitu social, teknologi, demografi dan edukasi. Dan menerapkan 3 prinsip yaitu Doing – Learning – Finding. Maka perpustakaan dapat diolah menjadih jauh lebih baik lagi dan pengguna akan merasa jauh lebih tertarik untuk mencari informasi diperpustakaan.
"


80. Dwinta Kwanissara

pada : 19 November 2017

"1. Layanan referensi pada zaman dulu lebih condong ke arah pustakwan dalam membantu kebutuhan user untuk mencarikan bahan pustaka. Sedangkan di era yang modern ini layanan referensi lebih pada interaksi yg lebih dekat bukan sekedar meminta dicarikan bahan pustaka tetapi user meminta pustakawan melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu dalam hal ini bukan hanya mencarikan buku, salah satunya denganmembantu memecahkan masalah user. Selain itu pustakawan layanan referensi di era modern tidak hanya duduk diam atau pasif dalam menunggu user datang tetapi mereka harus lebih aktif lagi. Apalagi dengan kecanggihan digital masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi secara mandiri. Tetapi kita harus tetap mengambil sisi postifnya, dimana dengan keadaan yang serba digital kita bisa mengembangkan lagi dan lagi layanan referensi. Jadi layanan referensi modern tidak hanya menyediakan jasa pustakawan dalam mencarikan buku tetapi layanan referensi di era modern juga menawarkan jasa sebagai asisten untuk membantu user dalam memenuhi kebutuhan informasinya, menawarkan kelas-kelas pelatihan untuk newbie, bisa membangun kerjasama dalam komunitas pustakawan dan bisa juga menjawab berinteraksi secara online bersama user.

2. Layanan referensi membangun koneksi antara database dan user. Koneksi menjadi kunci untuk layanan referensi dimasa depan. Yang dimaksud disini adalah hubungan antara database dan user. Dimana tidak semua user bisa menggunakan database dengan benar untuk mendapatlan inormasi yang mereka butuhkan. Disinilah peran layanan referensi dimana pustakawannya menjadi penghubung untuk user dan database. Mereka membantu mencarikan informasi dalam bentuk database yang credible. "


81. Hidayatul Ilmi

pada : 20 November 2017

"1. Perbedaan layanan referensi tradisional dan layanan referensi modern.
Jawab: layanan referensi tradisional lebih menekankan pada pencarian yang dilakukan oleh pustakawan secara langsung atau seperti pelayanan dari pustakawan yang mencarikan informasi untuk pengguna. Apabila layanan referensi dalam bentuk modern lebih membuat kita untuk terjun langsung dalam mencari informasi yang kita butuhkan, pustakawan hanya menjaga ruang layanan referensi saja tanpa memberi tau kita referensi apa yang kita butuhkan, dikarenakan sudah terdapat katalog yang menampilkan buku referensi apa saja yang ada. Namun persamaan dalam keduanya yaitu pengguna tetap tidak boleh meminjam buku referensi.
2. Bagaimana peran layanan referensi untuk terkait dengan koneksi / connection?
Jawab: pengunjung lebih senang melakukan sesuatu daripada mencari sesuatu pada yang ditargetkan. Teknologi membuat pengunjung lebih mudah untuk mencari dan menemukan informasi. Koneksi atau connection sangat penting untuk layanan referensi karena connection untuk membantu orang lain yang berhubungan dengan sesuatu yang lain. Jaman sekarang orang lebih membutuhkan koneksi sosial kepada orang lain dan komunitas mereka, tidak hanya mengambil informasi yang telah disediakan perpustakaan saja."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :